<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=2107064986175153332&amp;blogName=Indonesian+National+Nurses+Associatio...&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_HOSTED&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fwww.inna-k.org%2Fsearch&amp;blogLocale=en&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fwww.inna-k.org%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
Segenap Pengurus INNA-K mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bulan Suci Ramadhan 1431 H
Google
Sambutan Ketua INNA-K Periode 2008
Selamat datang di website Indonesian National Nurses Association in Kuwait (INNA-K).
INNA-K terbentuk pada tanggal 11 Mei 2006 dengan kepengurusan yang tersebar di beberapa region negara Kuwait. Persatuan Perawat Indonesia di Kuwait sebelumnya telah terhimpun dalam satu wadah organisasi yang bernama APIK (Assosiasi Perawat Indonesia di Kuwait) sejak tahun 1994, Berdasarkan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepengurusan organisasi periode 2006 - 2008 dan perwakilan anggota dari masing-masing region, Maka APIK berganti dengan nama INNA-K.

Website ini dibentuk dengan tujuan sebagai media informasi dan komunikasi melalui berbagi informasi dan berkomunikasi sesama Perawat tentang profile Perawat, Keperawatan dan Kesehatan dengan komunitas Keperawatan dan masyarakat luas, baik dalam lingkup Kuwait maupun International. Pada website ini, Anda dapat mengetahui AD/ART INNA-K, tujuan, target, program dan agenda kegiatan yang dilakukan INNA-K.

Atas nama Ketua Umum INNA-K periode 2010-2012, Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. Website ini jauh dari kesempurnaannya, saran dan komentar Anda untuk kesempurnaannya merupakan kontribusi yang berharga bagi INNA-K. Website ini adalah milik kita bersama, untuk itu diharapkan kepada Anda untuk membantu menyebarluaskan website ini kepada rekan sejawat dan masyarakat luas. Selamat bertugas! Semoga menjadi amal ibadah kita semua.

    Hormat Kami,
    Eko Priyanto, S. Kep.

Sunday, September 5, 2010
Surat Edaran Panitia Zakat INNA-K :

(klik 2x untuk perbesar dan print data)


Berikut adalah Form Pengisian Pembayaran Zakat :

(klik 2x untuk perbesar dan print data)

Labels: , ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 4:49 PM | 0 comments ShareThis
Friday, August 27, 2010
Newcastle, Karena sulit dideteksi, seringkali kanker teridentifikasi ketika sudah berkembang menjadi lebih parah. Namun kini peneliti berhasil mengidentifikasi 8 gejala yang menandakan adanya kanker.

Para ahli dari Keele University mengidentifikasi 8 gejala tersebut setelah melakukan penelusuran terhadap 25 penelitian di Inggris, AS, Belanda, Belgia, Australia, Denmark dan Jerman. Hasil penelusuran tersebut dipublikasikan dalam British Journal of General Practice (BJGP).

Dikutip dari Telegraph, Jumat (27/8/2010), Dr Mark Shapley yang memimpin penelitian tersebut mengatakan 8 gejala itu memiliki tingkat akurasi yang berbeda-beda. Ada beberapa faktor yang berpengaruh, namun yang paling utama adalah usia dan jenis kelamin.

Anemia defisiensi besi misalnya, pada perempuan berusia 21 tahun belum tentu menandakan adanya kanker. Namun bagi pria berusia 60 tahun ke atas, besar kemungkinannya gejala ini menyertai kanker usus.

Kecuali telah diketahui ada penyebab lain, 8 gejala berikut ini merupakan penanda adanya kanker yang terungkap dalam penelitian tersebut.
  1. Perdarahan di anus (menandakan kanker usus besar pada orang tua)
  2. Anemia defisiensi besi (menandakan kanker usus)
  3. Benjolan di payudara (menandakan kemungkinan kanker payudara)
  4. Pemeriksaan anus yang menunjukkan adanya kanker (menandakan kemungkinan kanker prostat)
  5. Adanya darah di air seni (menandakan kanker di saluran kencing)
  6. Batuk mengeluarkan darah (menandakan kemungkinan kanker paru-paru)
  7. Perdarahan post-menopause (menandakan kemungkinan kanker kandungan)
  8. Kesulitan menelan (menandakan kanker esofagus)

Dr Mark berharap temuan ini bisa membantu dokter maupun pasien untuk dapat mengidentifikasi kanker sedini mungkin. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar harapan untuk dapat mengatasinya sebelum berkembang menjadi lebih parah.



Sumber : DetikHealth.Com

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:13 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, August 15, 2010
Berbeda dengan diare yang disebabkan oleh bakteri, diare akibat rotavirus besar kemungkinannya akan menyebabkan dehidrasi berat dan muntah lebih sering yang berujung total pada kematian.

Di Indonesia, rotavirus merupakan penyebab tertinggi dari diare, yakni sekitar 60 persen. Sedangkan yang penyebabnya bakteri dan memerlukan antibiotik paling banyak hanya sekitar 20 persen.

Berbeda dari diare pada umumnya, infeksi rotavirus biasanya dimulai dari gejala klinis berupa demam selama berhari-hari dan muntah hebat secara terus-menerus yang segera diikuti dengan diare berupa air tanpa ampas.

Kendati bisa menyerang siapa saja, rotavirus menjadi penyebab utama infeksi saluran pencernaan anak, terutama bayi-bayi yang baru lahir yang sistem pertahanan tubuhnya memang masih rentan. Diarenya sendiri termasuk kategori akut karena rata-rata berlangsung selama 3-9 hari. Sementara muntahnya juga 3 kali lebih banyak dibandingkan muntah berak yang disebabkan oleh bakteri.

Yang juga mesti diwaspadai pada diare akibat rotavirus adalah lamanya diare yang bisa berlangsung selama 3-9 hari. Hilangnya cairan lewat muntah hebat dan BAB tanpa ampas tentu saja sangat menguras cairan tubuh secara drastis. Akibatnya, si kecil dapat mengalami dehidrasi selama kurun waktu tersebut sehingga tak sempat terselamatkan.

Sebagian kecil kasus rotavirus akan sembuh dengan sendirinya bila daya tahan tubuh penderita terbilang sangat baik. Mereka ini, antara lain, para bayi yang mendapatkan cukup ASI selama 6 bulan pertama.

Sayangnya, kondisi sebagian besar penderita malah berkembang parah, antara lain karena pemberian oralit sering tak dapat menggantikan cairan yang keluar. Kalau sudah begini, satu-satunya solusi yang disarankan adalah sesegera mungkin membawa si kecil ke rumah sakit.

Yang bisa dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan risiko penularan infeksi adalah menghindari terpaparnya bayi dan anak dari mereka yang menderita gastroenteritis akut di lingkungan keluarga atau tempat umum lain yang tak terjaga kebersihannya.

Selalu biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum memegang anak. Tindakan pencegahan yang paling ampuh yang disarankan adalah pemberian vaksin yang memang merupakan pilihan seperti sudah diterapkan di banyak negara. Sayangnya, Indonesia belum memasukkan vaksin ini dalam daftar imunisasi untuk bayi atau anak.



Sumber : KompasHealth.Com

Labels:


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 9:17 PM | 0 comments ShareThis
Friday, August 6, 2010
Reggae's Garden, Kuwait. Pengurus organisasi INNA-K sore tadi Jum'at, 6 Agustus 2010 mengadakan pertemuan di Taman Reggae dalam rangka pembahasan kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H. Sejumlah 13 orang hadir pada pertemuan tersebut mewakili sie dan koordinator dibidangnya masing-masing.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H, INNA-K bermaksud mengadakan beberapa kegiatan yang diantaranya adalah sebagai berikut ;
  1. Buka Puasa Bersama
  2. Sholat Tarawih berjama'ah di KBRI
  3. Kepanitiaan Bazis (Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh).
Acara rapat dimulai tepat pukul 17.00 WK yang dibuka oleh Sekretaris INNA-K Suhardi Mansyur, selanjutnya sambutan oleh Ketua INNA-K Eko Priyanto. Pada kesempatan tersebut Eko menyampaikan sekilas mengenai hikmah datangnya bulan suci Ramadhan bagi orang-orang yang berbuat amal kebaikan.

"Bulan Ramadhan bulan berganda. Setiap apa saja yang dilakukan akan mendapat balasan berganda, semoga niat baik kita sebagai pengurus INNA-K menjadikannya sebagai amal ibadah dimata Allah SWT". Demikian yang disampaikan Ketua INNA-K mengacu pada Sabda Baginda Rasulullah S.A.W.: "Setiap amanalan anak Adam (manusia) itu digandakan satu kebaikan dengan sepuluh yang seumpamanya hingga kepada 700 kali ganda".

Selanjutnya Beliau menyampaikan sebuah ayat suci Al-qur'an yang artinya : "Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S. Al-Baqarah:183).

Harapan Eko Priyanto dibulan Ramadhan ini nantinya akan menjadikan segenap pengurus INNA-K lebih baik, terbentuk jiwa yang bertanggung jawab terutama pada kemajuan organisasi.

Acara rapat diteruskan dengan penyampaian susunan kepengurusan (panitia) kegiatan Ramadhan oleh Suharwoko. Acara rapat selayaknya memilih dan menentukan panitia, Namun mengingat waktu yang sebentar lagi Ramadhan tiba maka susunan Kepanitiaan telah dibentuk langsung oleh Pengurus inti INNA-K sebelum rapat dilaksakan.

Berdasarkan kesepakatan hasil rapat, Kegiatan buka puasa bersama rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 28 gustus 2010 di Reggae. Sedangkan sholat tarawih berjamaah di KBRI akan menunggu konfirmasi susunan tugas yang akan diberikan oleh pihak KBRI sendiri.

Menjelang akhir Ramadhan, bagi masyarakat Indonesia di Kuwait yang berkeinginan memberikan Amal zakat, Infaq dan Sodaqoh melalui INNA-K bisa menyerahkannya di kordinator region yang ditunjuk (nama-nama akan segera di publish di website ini) menjadi panitia BAZIS.

Perihal penerimaan zakat fitrah oleh petugas BAZIS INNA-K, telah dilakukan kesepakatan bahwa zakat akan ;
  • Hanya diterima berupa uang
  • Batas penyerahan H -2 Idul Fitri
  • Nominal zakat disesuaikan ketentuan pihak Awqaf Kuwait (menyusul)
Demikianlah gambaran hasil rapat yang dapat kami sampaikan, untuk lebih jelas informasi selanjutnya akan segera diberitahukan di FaceBook INNA-K atau Website INNA-K.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:40 PM | 0 comments ShareThis
Sunday, August 1, 2010
Berdasarkan informasi dari perwakilan PT. Binawan Inti Utama di Kuwait (Amir Mahmud), Sejumlah 39 visa bagi Perawat Indonesia yang lulus test User telah diterima pihak Binawan. Selanjutnya adalah menunggu proses keberangkatan ke Kuwait dalam waktu dekat ini, Berikut adalah nama-nama Perawat yang telah turun visa kerjanya :


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:22 PM | 0 comments ShareThis
Saturday, July 31, 2010
Kaifan - Kuwait. Sore hari tadi Sabtu 31 Juli 2010 pukul 16.30 WK telah diadakan pertemuan oleh tamu kunjungan dari perwakilan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dengan perwakilan masyarakat Indonesia yang bekerja sebagai TKI di Kuwait, tepatnya digedung KBRI di Kaifan Block VII, Al-Aseema Region - Kuwait.

Perwakilan INNA-K yang hadir sejumlah 10 orang, lainnya merupakan perwakilan dari Pekerja di Oil Company, British Airways, Agency TKI dan beberapa kelompok TKI sektor lainnya yang secara keseluruhan berkisar 40 orang yang hadir disana.

Kunjungan Pejabat BNP2TKI ke Kuwait sebenarnya berfokus pada penjajakan adanya kemungkinan peluang lowongan kerja bagi TKI yang dapat ditempatkan di Kuwait, baik sektor formal maupun informal. Terlepas dari hal tersebut, pihak BNP2TKI mencoba menggali kendala yang dihadapi TKI di Kuwait dalam upaya meningkatkan perlindungan kerja TKI oleh Pemerintah melalui jalur BNP2TKI.

Menurut informasi yang disampaikan pihak BNP2TKI, TKI di Kuwait sebagian besar bekerja pada sektor informal. Hanya 5% saja mereka yang bekerja pada sektor formal. Dengan kata lain, pekerja Penata Laksana Rumah Tangga (PRT) mendominasi keberadaan TKI di Kuwait.

Masing-masing perwakilan yang hadir satu persatu dipersilakan memperkenalkan diri, selanjutnya diberikan kesempatan menjelaskan permasalahan yang dihadapi selama bekerja di Kuwait.

Selaku perwakilan INNA-K, Eko Priyanto sebagai Ketua menyampaikan beberapa permasalahan atau kendala yang dihadapi Perawat Indonesia di Kuwait. Diantaranya adalah permasalahan Verifikasi Ijazah, Pengakuan Penyetaraan Sarjana Keperawatan oleh MOH Kuwait atas gelar S1 Keperawatan dari Indonesia, dan Standar bagi PJTKI untuk menarik biaya selama proses perekrutan hingga pemberangkatan Perawat ke Kuwait.

Adapun jawaban yang diberikan sangat kurang memuaskan, Pihak perwakilan BNP2TKI tidak mengetahui mengenai permasalahan Verifikasi Ijazah yang dihadapi Perawat Indonesia di Kuwait. Padahal berita ini tidak hanya beredar di Kuwait saja, bahkan beberapa tahun yang lalu sempat diberitakan di media TV SCTV bahwa seorang Perawat Indonesia dengan kondisi hamil besar tidak dapat pulang ke Indonesia dikarenakan verifikasi Ijazah yang belum selesai.

Permasalahan verifikasi Ijazah sudah berulang kali dibahas saat beberapa kali kunjungan pejabat DEPNAKER, Dinas Kesehatan, DEPLU dan entah tamu dari perwakilan mana lagi yang rasanya cukup mendapatkan penjelasan dari INNA-K sejak tahun 2000. Semuanya nol besar, tidak ada tanggapan yang disertai tindakan berarti dari Instansi Pemerintah Indonesia dalam pemecahan masalah tersebut.

Baru tahun 2008 sedikit dirasakan adanya titik terang setelah INNA-K secara terorganisir terjun langsung perwakilannya ke Jakarta untuk mencari tahu dimana sebenarnya kendala (berkas) dari pihak Pemerintah Kuwait terhenti di Indonsia. Jawaban mengenai dimana keberadaan kiriman berkas verifikasi pihak Kuwait ke Indonesia memang tidak diketahui, Yang pasti adalah tidak adanya jawaban dari pihak Pemerintah Indonesia atas pertanyaan pihak Kuwait.

INNA-K pada tahun 2008 membentuk Tim Verifikasi Ijazah, beberapa perwakilan dari mereka ke Jakarta dengan membawa langsung berkas sejumlah Perawat untuk ditindak lanjuti kearah penyelesaian verifikasi tersebut. Adapun lembaga atau instansi yang terkait secara langsung belakangan diketahui adalah Puspronakes, DinKes, DIKTI, Deplu dan Kedutaan Kuwait di Jakarta.

Terkait permasalahan pengakuan pihak kuwait atas sarjana S1 Keperawatan dari Indonesia, perwakilan BNP2TKI hanya akan mencoba memberikan informasi tersebut ke Instansi terkait di Indonesia (DepDikBud dan DepKes).

Sedangkan permasalahan standar penarikan biaya oleh PJTKI kepada Perawat belum mendapatkan tanggapan dari pihak BNP2TKI. Demikian juga terhadap keterlibatan PJTKI atas tanggungjawabnya terhadap permasalahan Perawat (TKI) selama masa kontrak 2 tahun pertama. Baik permasalahan formalitas awal yang dirasakan berat sehingga Perawat baru menerima gaji setelah 7 bulan di Kuwait (hanya 3 bulan pertama mendapat biaya hidup), maupun keterlibatan PJTKI pada kasus Pemulangan Perawat karena dinyatakan un-fit hasil pemeriksaan kesehatannya (padahal di Indonesia lulus dinyatakan fit).

Pertemuan dengan pihak BNP2TKI hanya memberikan informasi seperti yang sudah-sudah terhadap kunjungan pejabat yang terkait dengan TKI, Pemecahan permasalahan Perawat akan dimulai dari nol lagi dengan harus menceritakan kronologis verifikasi kembali dan akan diteruskan ke Indonesia.

Sedangkan pihak BNP2TKI berhasil mendapatkan gambaran adanya peluang bagi TKI untuk ditempatkan di Kuwait. Semoga saja Pemerintah Indonesia tidak hanya mencari peluang meng-EKSPOR pekerja keluar negeri, tetapi secara utuh dapat membantu melindungi TKI apabila menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan hak TKI itu sendiri.

Verifikasi Ijazah yang tidak selesai bagi Perawat di Kuwait telah menghapuskan hak yang bersangkutan untuk mendapatkan uang pesangon pensiun (re-sign), bahkan tidak dapat pulang kembali ke Indonesia dengan status habis kontrak. Melainkan bersatus kabur meninggalkan Kuwait saat cuti tahunan, dan ini meninggalkan image yang kurang baik bagi Perawat Indonesia di Kuwait.

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 10:01 PM | 0 comments ShareThis
Friday, July 30, 2010
Bolzano, Peneliti akhirnya berhasil memetakan gen dari mumi seorang pemburu di zaman batu. Ini adalah suatu prestasi yang dapat meningkatkan studi kedokteran genetik dan diharapkan bisa digunakan untuk mengetahui genetik dari penyakit turunan.

Mumi yang dijuluki Oetzi ini berusia 5.000 tahun yang ditemukan di pegunungan Alpen, Italia pada tahun 1991. Oetzi diyakini telah meninggal pada usia 46 tahun setelah tubuhnya terkena tusukan panah. Saat ini mumi tersebut disimpan di South Tyrol Archaeology Museum di Bolzano.

"Sekarang kami telah memiliki akses untuk mengetahui profil genetik lengkap dari mumi yang terkenal di dunia ini. Hasil ini akan menjadi solusi yang baik untuk memecahkan teka-teki seputar manusia es (iceman) ini," bunyi pernyataan dari European Academy (EURAC) di Bolzano, seperti dikutip dari Health24, Jumat (30/7/2010).

Ilmuwan dari EURAC, University of Tubingen dan ahli bioinformatika dari Heidelberg di Jerman yang melakukan penelitian ini menggunakan teknologi terbaru untuk mempelajari DNA dari Oetzi. Teknologi yang digunakan adalah sebuah proses yang dimulai dengan ekstraksi sampel dari tulang panggul mumi manusia es ini.

"Ini adalah hasil sensasional yang cepat, karena proses ini telah selesai dalam waktu dua sampai tiga bulan. Sekarang para ilmuwan sedang bertujuan untuk meningkatkan kuantitasnya sehingga bio-datanya bisa tersedia," ujar Albert Zink, ketua EURAC's Institute for Mummies and the Iceman.

Berdasarkan penelitian ini didapatkan bagaimana genetik dari Oetzi ini dan juga untuk mendapatkan informasi apakah keturunan dari Oetzi ini masih ada sampai sekarang. Jika memang keturunannya masih ada, maka peneliti akan mencari di daerah mana keturunan ini bisa ditemukan.

Hasil penelitian ini juga bisa menunjukkan telah terjadi mutasi genetik antara manusia yang tinggal di zaman dahulu dengan manusia moderen saat ini.

Selain itu teknologi yang digunakan dalam studi ini diharapkan juga bisa memberikan informasi umum mengenai penyakit genetik modern dan penyakit umum lainnya seperti diabetes atau kanker.



Sumber : DetikHealth.Com

Labels: ,


Baca Selengkapnya...
 
posted by inna-k at 11:45 PM | 0 comments ShareThis
Contact Us at email : admin@inna-k.org or Call: +96566950875