<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332</atom:id><lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 11:30:55 +0000</lastBuildDate><category>Perayaan Nasional</category><category>Kesehatan</category><category>Undangan</category><category>Seminar</category><category>INNA-K</category><category>Ramadhan</category><category>Opini</category><category>Iklan</category><category>Info</category><category>Kemerdekaan</category><category>Keperawatan</category><category>KTKLN</category><category>Kongres</category><category>Berita Duka</category><category>PPNI</category><category>Fiskal</category><category>Pengumuman</category><category>TKI</category><category>verifikasi ijazah</category><category>Perkembangan Medis</category><category>NPWP</category><category>Kegiatan</category><category>Undang-Undang</category><category>Penyakit</category><category>Resign</category><category>Demo</category><category>Sambutan</category><category>Penemuan</category><title>Indonesian National Nurses Association in Kuwait</title><description>Situs ini berisi tentang seputar kegiatan dan program kerja Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Kuwait, INNA-K.</description><link>http://www.inna-k.org/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (inna-k)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>334</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-9218149335186456620</guid><pubDate>Sat, 05 May 2012 21:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-05-06T01:08:40.595+03:00</atom:updated><title>Pengumuman Ditujukan Kepada Anggota INNA-K</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-FkJJst-sKpE/T6WfVG4XtAI/AAAAAAAAA14/pP-XuI9tkYM/s1600/Iuran+Bulanan+INNAK.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-FkJJst-sKpE/T6WfVG4XtAI/AAAAAAAAA14/pP-XuI9tkYM/s400/Iuran+Bulanan+INNAK.jpg" width="245" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;Klik 2x pada gambar untuk memperbesarnya&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya untuk mengetahui koordinator region masing-masing, silakan lihat keterangan pada gambar dibawah ini:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-aSjx9KVDxf4/T6Wfi1jSTXI/AAAAAAAAA2A/lroh84l40uo/s1600/Iuran+INNAK+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-aSjx9KVDxf4/T6Wfi1jSTXI/AAAAAAAAA2A/lroh84l40uo/s400/Iuran+INNAK+2.jpg" width="356" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;Klik 2x pada gambar untuk memperbesarnya&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-9218149335186456620?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2012/05/pengumuman-ditujukan-kepada-anggota.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-FkJJst-sKpE/T6WfVG4XtAI/AAAAAAAAA14/pP-XuI9tkYM/s72-c/Iuran+Bulanan+INNAK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-1534028226188564198</guid><pubDate>Wed, 31 Aug 2011 21:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-09-01T00:39:14.044+03:00</atom:updated><title>Guillain Barre Sindrom</title><description>&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 140px; height: 105px;" src="http://saude.culturamix.com/blog/wp-content/gallery/sindrome-de-guillain-barre/sindrome-6.jpg" border="0" /&gt;Suatu ketika di Puskesmas (terjadi 30 tahun yang lalu), datang seorang laki-laki usia 37 tahun dengan keluhan kedua tungkai lemah dan semakin susah dibawa berjalan, tidak ada kesemutan. Makin lama semakin memberat dan setelah itu mengenai kedua lengan atas. Penderita lumpuh seluruh anggota gerak. Sebelumnya mendapat influenza kira-kira 2 minggu dengan keluhan waktu itu demam disertai nyeri seluruh sendi. Akhirnya penderita dirujuk ke RS kabupaten untuk dirawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus lain, seorang wanita usia dewasa muda telah dirawat di RS sehari yang lalu dengan kelumpuhan seluruh anggota gerak, selang beberapa lama sesudahnya mengalami sesak nafas. Sebelum itu penderita mendapat diare yang tak kunjung baik, selanjutnya dirawat di perawatan intensif untuk dilakukan bantuan nafas.&lt;span class="fullpost"&gt; Saat itu RS belum punya alat bantu nafas (respirator) untuk memperbaiki pernafasan penderita. Untungnya dua hari kemudian penderita merasa lebih baik, pernafasan mulai teratur dan akhirnya dapat pulang ke rumah setelah nafas membaik. Penderita mulai dapat berjalan, walaupun masih tertatih-tatih. Penderita tertolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu kasus lain yang tidak kalah menariknya adalah seorang penderita dengan keluhan melihat kembar (suatu objek terlihat dua), mendadak, tidak ada demam dan tidak ada mual muntah, mempunyai riwayat sebelumnya demam, nyeri sendi, diare kira-kira 3 minggu yang lalu, penderita dirawat. Setelah perawatan 2 minggu mulai membaik dan pulang ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus-kasus di atas memperlihatkan pada kita kalau keluhan lumpuh layuh dapat tertolong dengan pengelolaan biasa, serta keluhan seperti ini bukan hanya dialami oleh pasien polio tetapi dapat juga disebabkan oleh Guillain Barre Sindrom. Berbeda dengan polio yang disertai demam saat sakit dengan kelumpuhan hanya satu tungkai, setelah sembuh mengalami gejala sisa setelah penderita baik, sedangkan Guillain Barre Sindrom dapat sembuh sempurna tanpa gejala sisa, walaupun kadang-kadang kasus tertentu ada yang tidak tertolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa itu Guillain Barre Sindrom (GBS) ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan kumpulan gejala kelemahan pada anggota gerak dan kadang-kadang dengan sedikit kesemutan pada lengan atau tungkai, disertai menurunnya refleks. Selain itu kelumpuhan dapat juga terjadi di otot-otot penggerak bola mata sehingga penderita melihat satu objek menjadi dua yang dapat disertai gangguan koordinasi anggota gerak.&lt;br /&gt;Penyakit GBS, sudah ada sejak 1859. Nama Guillain Barre diambil dari dua Ilmuwan Perancis, Guillain dan Barré yang menemukan dua orang prajurit perang di tahun 1916 yang mengidap kelumpuhan kemudian sembuh setelah menerima perawatan medis. GBS termasuk penyakit langka dan terjadi hanya 1 atau 2 kasus per 100.000 di dunia tiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa penyebabnya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GBS ini tadinya dianggap sebagai neuroalergi yang menghasilkan berbagai bahan berbahaya. Terdapat perkiraan bahwa kumpulan gejala ini terjadi karena menurunnya daya kekebalan tubuh sendiri (auto imun), yang biasanya didahului oleh infeksi virus atau kuman-kuman yang menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas dan diare yang melemahkan daya tahan tubuh  (kekebalan) sehingga mengalami keluhan seperti kasus-kasus di atas. Sel sistem kekebalan menyerang sarung saraf (mielin) yang mengelilingi serabut saraf di seluruh saraf tepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dapatkah GBS diobati ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat, angka kesembuhan terjadi sempurna (75-90 %) dengan cara pengobatan dan fisioterapi. Bagi kasus2 tertentu dilakukan penggantian plasma dengan maksud menghilangkan efek menurunnya kekebalan (auto imun). Terapi ini akan dapat menyembuhkan penderita, selain itu dapat juga dilakukan infus imunoglobulin . Pada sebagian kasus tidak jarang penderita secara bertahap dapat pulang setelah dirawat beberapa lama. Sedangkan pada kasus-kasus tertentu, ada yang membutuhkan bantuan alat nafas (respirator) dan pada kasus yang sangat berat dengan gangguan nafas ada yang tidak tertolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembuhan dimulai 2-4 minggu setelah progresivitasnya berhenti. Pengobatan medis dan perawatan yang baik sangat mempengaruhi hasilnya. Pada kebanyakan kasus terjadi perbaikan spontan. Kadang-kadang pengelolaaan menjadi sangat rumit dan melelahkan. Pada manula penyembuhan umumnya lebih lambat dibandingkan anak anak. Edukasi penderita dengan menerangkan pada keluarga mengenai penyakit ini dan cara pengobatan  serta fisioterapi menyeluruh harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RS Cipto Mangunkusumo saat ini sedang menangangi 2 kasus GBS yang sebelumnya sempat dirawat dr RS St. Carolus Jakarta dan RS Azra Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dapatkah GBS dicegah ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu jalan untuk mencegah SGB adalah dengan mempertinggi daya tahan tubuh saat tidak sakit dengan cara mengonsumsi protein hewani dari daging dan ikan, nabati dari tempe dan tahu disertai sayur dan buah, sehingga diharapkan kita jarang sakit influenza, karena daya tahan tubuh tinggi. Selain itu perlu juga menjaga kebersihan tubuh dengan mandi dan cuci tangan bila mau makan untuk menghindari infeksi kuman, virus atau bakteri yang menyebabkan diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bila ada gejala-gejala GBS, apa yang harus dilakukan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kaget, segera kosultasi dokter di Puskesmas. Kita tidak mengenal awalnya orang terkena serangan, tapi bila mendapat gejala seperti kasus di atas segera bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit, agar dapat dilakukan pengobatan segera dan dapat mewaspadai serangan yang lebih hebat. Ingat, keadaan lumpuh layuh ini dapat disebabkan oleh Polio atau Guillain Barre Sindrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bila kena GBS, apakah harus mengeluarkan biaya mahal ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak selalu demikian, ada penderita yang baik setelah mendapat pengobatan biasa, malah ada yang sembuh spontan dalam jangka waktu pendek. Tetapi memang pada kasus tertentu yang berat disertai gangguan nafas memerlukan infus zat kekebalan (imunoglobulin) yang mahal dan atau penggantian plasma darah untuk mempercepat perbaikan. Tentu setiap RS telah membuat aturan kapan harus diberikan cara-cara penanganan khusus diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : DepKes.go.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-1534028226188564198?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/09/guillain-barre-sindrom.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-1004767202562401295</guid><pubDate>Mon, 15 Aug 2011 13:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-08-15T16:41:41.050+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Keperawatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>PPNI</category><title>Mengenai Registered Nurse di Indonesia</title><description>&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 125px; height: 125px;" src="http://pic90.picturetrail.com/VOL2206/10999382/19550471/318685926.jpg" border="0"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah Registered Nurse itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah perawat yang telah di registrasi dan secara hukum memiliki lisensi untuk praktek keperawatan. Registrasi dan lisensi diberikan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau melalui undang-undang. Syarat-syarat untuk bisa diregister mengacu pada pendidikan keperawatan yang diakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah ada RN di Indonesia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila merujuk pada definisi umum diatas, maka setiap perawat yang telah memiliki SIP (surat ijin perawat) adalah RN.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Adakah syarat menjadi RN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat untuk di register di indonesia harus lulus pendidikan keperawatan yang diakui oleh pemerintah dan asosiasi profesi. Saat ini ada dua katagori perawat lulusan baru, yaitu lulus pendidikan Diploma 3 atau lulus pendidikan Ners. Kemudian calon manyemenuhi syarat-syarat tertentu, seperti bebas catatan kriminal dan lulus uji kompetensi profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Adakah Registered Nurse International?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registrasi berlaku ditiap negara. Tidak ada satu lisensi untuk semua negara. Bila akan menjalankan praktek keperawatan di negara lain, maka proses pendaftaran (registrasi) untuk bisa menjalankan praktek (lisensi) harus dilakukan di negara tersebut, tetapi dipersyaratkan bahwa mereka yang mengajukan untuk diregister di negara lain, harus memiliki register juga di negara asal.  Namun, beberapa negara memiliki sistem pengakuan mekanisme penapisan, sehingga proses registrasi menjadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bisakah lembaga swasta atau lembaga pelatihan menerbitkan sertifikat RN?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga swasta atau lembaga pelatihan bisa menerbitkan sertifikat kompetensi untuk kepentingan mereka sendiri (internal). Tetapi, pengakuan terhadap sertifikat tersebut mungkin tidak berlaku bagi pihak lain. Untuk itu, hati-hati terhadap lembaga yang mengatakan bisa menerbitkan sertifikat RN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa peran PPNI dalam sertifikasi kompetensi?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai organisasi profesi, PPNI membuat berbagai standar kompetensi, kode ethik dan juga mengembangkan berbagai instrumen uji profesi dan kompetensi. Instrumen uji kompetensi profesi ini diharapkan bisa menjadi penyaring agar perawat yang ter-register nanti benar-benar sesuai standar kompetensi profesi yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan kirim pertanyaa anda tentang RN di indonesia ke email : &lt;a href="mailto:tanya.ppni@gmail.com"&gt;tanya.ppni@gmail.com&lt;/a&gt;. Sumber : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://www.inna-ppni.or.id/"&gt;PPNI Pusat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-1004767202562401295?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/08/mengenai-registered-nurse-di-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-2712228679390774871</guid><pubDate>Fri, 29 Jul 2011 13:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-30T00:55:57.865+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>KTKLN</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Info</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>TKI</category><title>Sosialisasi Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN)</title><description>&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 140px; height: 105px;" src="http://bnp2tki.go.id/images/ktkln/ktkln.jpg" border="0" /&gt;Reggae, Kuwait. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (&lt;a target="new" href="http://bnp2tki.go.id/"&gt;BNP2TKI&lt;/a&gt;) bekerja sama dengan &lt;a target="new" href="http://www.kbrikuwait.org/"&gt;KBRI Kuwait&lt;/a&gt; mengadakan pertemuan dengan mengundang perwakilan tenaga kerja Indonesia di Kuwait dalam upaya men-sosialisasikan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KTKLN&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan tersebut telah terlaksana siang tadi, Pukul 13.00 - 15.30 WK di Lobi Hotel Ramadha Reggae. Undangan yang hadir cukup banyak, sehingga memadati ruang lobi yang berkapasitas kursi 200 orang tersebut. Hampir seluruh perwakilan TKI baik sektor formal maupun non-formal sangat antusias untuk mengetahui lebih jauh mengenai KTKLN itu sendiri. Namun karena keterbatasan waktu, hanya beberapa orang saja yang diberikan kesempatan untuk bertanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KTKLN adalah kartu identitas bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai dokumen pemberangkatan TKI yang telah memenuhi persyaratan dan prosedur untuk bekerja diluar negeri yang berbentuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Smartcard&lt;/span&gt; berbasis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chip microprocessor contactless&lt;/span&gt; dan dapat dikembangkan fungsinya sebagai kartu multi fungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar hukum penerapan system KTKLN yaitu berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004, Pasal 62 ayat (1) : "Setiap TKI yang ditempatkan diluar negeri, wajib memiliki dokumen KTKLN yang dikeluarkan oleh Pemerintah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KTKLN diterapkan oleh BNP2TKI dengan tujuan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Data Base Penduduk yang berada diluar negeri (pendataan TKI)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai sebuah instrument bagi pemerintah dalam upaya pengawalan proses penempatan dan penanganan masalah TKI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan suatu kepastian dan kesinambungan dalam upaya pelayanan pada pra - masa - penempatan TKI..&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;KTKLN wajib bagi seluruh TKI dimanapun berada, tentunya dengan beberapa kriteria dan persyaratan berbeda. Terkait dengan permasalahan bagaimana memperolehnya dan persyaratan apa yang harus dipenuhi Perawat di Kuwait adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Perawat yang akan berangkat pertama kali dalam proses pembuatan KTKLN wajib melampirkan ;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pasport - Visa kerja - Kartu Peserta Asuransi (KPA) dan perjanjian kerja - Sertifikat Kesehatan, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Surat Keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhr Pemberangkatan (PAP) TKI, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukti pembayaran DP3TKI (Dana Pembinaan Penempatan dan Perlindungan TKI).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perawat yang sudah berada di Kuwait untuk pembuatan KTKLN wajib melampirkan/menunjukkan ;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Passport dan Iqomah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perjanjian kerja atau dokumen lain yang membuktikan bahwa TKI yang bersangkutan bekerja diluar negeri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan proses cara pembuatan bisa langsung di bandara ataupun di BP3TKI (Balai Playanan Penempatan dan Perlindungan TKI) wilayah terdekat. Kami sarankan bagi WNI sebagai TKI (Perawat) yang berminat mengisi data secara online silakan klik link ini : &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" target="new" href="http://ktkln.bnp2tki.go.id/"&gt;Applikasi KTKLN&lt;/a&gt;. Kemudian KTKLN bisa diperoleh tanpa proses lama di Bandara Soekarno-Hatta terminal kedatangan internasional 2D, konter BP3TKI yang buka jam kerja 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Note&lt;/span&gt; : referal makalah &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" target="new" href="http://bnp2tki.go.id/info-mainmenu-281/lampiran-mainmenu-202/info-lampiran/173-lampiran1/22-mekanisme-ktkln.html"&gt;KTKLN&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-2712228679390774871?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/07/sosialisasi-kartu-tenaga-kerja-luar.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-7963111958503566872</guid><pubDate>Thu, 21 Jul 2011 12:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-30T00:43:06.938+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Opini</category><title>Dokter Indonesia Egois?</title><description>&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 140px; height: 105px;" src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/24/1058042620X310.jpg" border="0" /&gt;Dalam berbagai tulisan tentang buruknya pelayanan kesehatan di Indonesia, para penulis atau komentator hampir selalu bicara tentang buruknya pelayanan dokter yang dikatakan kurang komunikatif, mau menang sendiri dan bersikap materialistis. Hampir tidak pernah ada yang membahas atau menyalahkan pihak perawat, administrasi rumah sakit, pihak laboratorium atau sarana pendukung kesehatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar salah satu cerita dari pasien saya yang berobat ke Malaysia. Negeri jiran yang saat ini sedang menggalakkan wisata medisnya ini merupakan salah satu tujuan baru berobat ke luar negeri. Bisa dimaklumi karena selain murah, pasien mengatakan juga pelayanan di sana lebih baik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien saya ini mengatakan, ketika dia datang mengantar orang tuanya berobat ke sana, pelayanan bahkan sudah dimulai dari penjemputan di bandara. Jadi, tiba langsung masuk ambulan dan sampai ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit pun pasien langsung dibawa ke ruang perawatan dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim termasuk pemeriksaan penunjang seperti laboratorium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga pasien pun diajak ke tempat ruang tunggu yang nyaman dengan ketersediaan berbagai macam minuman dan makanan kecil. Belum lagi ada petugas RS yang memberikan petunjuk tentang mencari tempat inap di sekitar RS sehingga mempermudah pasien dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan pasien saya, pelayanannya cepat dan tidak menunggu-nunggu, pasien tidak dibawa ke sana ke mari untuk pemeriksaan tapi cukup tenang saja di dalam kamar kecuali mungkin untuk pemeriksaan radiologi seperti CT-Scan/MRI yang tidak bisa di tempat. Pelayanan lainnya juga ramah,  dari dokter sampai office boy (OB) semua bersikap bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu yang paling menarik perhatian pasien adalah tim dokter yang bekerja. Saat menerangkan kepada pasien dan keluarga, tim dokter datang bersama-sama. Semua dokter yang terlibat dalam penanganan pasien dilibatkan dalam diskusi. Satu orang dokter menjadi juru bicara yang dikenal pasien sebagai ketua tim. Hal ini membuat pasien dan keluarga menjadi nyaman dengan penjelasan yang jelas dan tidak berbeda-beda antara satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Liaison Team memang suatu keharusan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang memang paling sulit dilakukan di Indonesia adalah kerjasama antar dokter. Sebagai psikiater yang mendalami subspesialisasi Consultation-Liaison Psychiatry, salah satu tugas saya adalah bekerjasama dalam tim-tim medis yang memerlukan bantuan psikiater. Kasus-kasus medis umum yang melibatkan gangguan kejiwaan dan perilaku banyak sekali terdapat di dalam RS dan seringkali tidak terdiagnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah kepentingan saya bekerja. Karena hal ini, saya sering terlibat bekerja sama dengan beberapa orang dokter spesialis sekaligus. Namun memang kenyataannya tidak mudah bekerja dalam tim-tim di RS ini. Saya sering melihat masing-masing dokter masih menampilkan egonya masing-masing. Pasien masih dilihat dalam batasan ilmu yang terkotak-kotak. Ada kesan dokter mengobati penyakitnya saja bukan mengobati pasien secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus-kasus yang kompleks, hal ini tentunya tidak menguntungkan buat pasien. Kerjasama tim sangat diperlukan, namun sayangnya tidak terjadi dalam praktek sehari-hari. Yang lebih banyak terjadi adalah konsultasi biasa yang seringkali hanya sebatas saran di kertas lembar konsultasi bukan pembicaraan lintas spesialis yang bertujuan mencari jalan keluar terbaik bagi pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hambatan kolaborasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang paling sering dipertanyakan baik di RS pemerintah maupun RS swasta tentang pelayanan terintegrasi adalah tentang sistem pembayaran. Sistem pembayaran yang dianut kita adalah pay per service artinya seorang pasien membayar sesuai dengan pelayanan yang diterima. Penanganan pasien dengan kebutuhan lintas dokter spesialis dalam RS akan menyebabkan biaya pelayanan meningkat karena terjadinya konsultasi yang banyak ke banyak dokter. Inilah yang terjadi jika sistem yang digunakan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seyogyanya, penanganan kasus secara terintegrasi membuat pasien mendapatkan perawatan lebih baik dan akhirnya membuat pasien berkurang masa rawatnya karena lebih cepat menjadi baik kondisinya. Keterlambatan diagnosis adalah yang paling sering dialami pada kasus-kasus penyakit yang kompleks. Penundaan kerjasama dengan bidang lain selain disebabkan faktor bertambahnya biaya kesehatan juga karena keengganan dokter untuk bekerja sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang perlu dicari jalan keluarnya dalam sistem kesehatan di Indonesia. Bagaimana pola sistem pelayanan kesehatan terintegrasi bisa difasilitasi dengan sistem pembayaran kesehatan yang baik. Sehingga, baik dokter maupun pasien merasa diuntungkan dengan sistem ini. Jika memang dengan sistem yang baik pun si dokter belum mau bekerja sama, maka jawaban judul artikel saya di atas adalah Ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salam Sehat Jiwa&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Psikiater Bidang Psikosomatik Medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" target="new" href="http://health.kompas.com/"&gt;KompasHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-7963111958503566872?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/07/dokter-indonesia-egois.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-6711299915495747409</guid><pubDate>Fri, 24 Jun 2011 20:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-30T00:43:28.520+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perkembangan Medis</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><title>RS di Indonesia Sudah Bisa Obati Kanker dengan Canggih</title><description>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;, Untuk mendapatkan pengobatan kanker dengan terapi mutakhir, biasanya pasien harus rela berobat ke luar negeri dengan biaya yang sangat mahal. Tapi kini pasien kanker tak perlu jauh-jauh ke Singapura, karena rumah sakit di Indonesia sudah punya alat radioterapi canggih &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Linac Rapid Arc&lt;/span&gt;.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 70 persen pasien yang berobat ke Singapura adalah pasien dari Indonesia. Fasilitas pengobatan yang canggih dan menjanjikan membuat pasien-pasien Indonesia rela berobat jauh hingga ke negeri singa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk radioterapi dengan teknik mutakhir, pasien kanker tak perlu jauh-jauh berobat ke Singapura, karena sejak 28 April 2011 lalu, rumah sakit Indonesia sudah memiliki pesawat Linear Accelerator dengan kemampuan teknik Rapid arc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pesawat Linear Accelerator dengan teknik Rapid arc atau volumetric arc therapy adalah relatif baru dan pertama di Indonesia. Alat ini baru ada satu-satunya di Indonesia, hadir di MRCCC," papar Dr. Fielda Djuita, SpRad (K) Onk, spesialis radiasi onkologi MRCCC Siloam Hospitals, saat acara seminar 'Deteksi Dini dan Teknologi Baru dalam Terapi Kanker' di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta, Jumat (24/6/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Fielda, teknik radioterapi mutakhir ini memungkinkan radiasi dengan satu putaran gantry mengelilingi tubuh pasien, sehingga memberikan banyak keuntungan bagi pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Fielda menyebutkan keuntungan teknik radioterapi ini antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dosis yang diberikan lebih homogen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat dibentuk sesuai organ yang diradiasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghindari jaringan sehat sekitar sel tumor atau kanker&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu radiasi lebih singkat sehingga mencegah perubahan posisi pasien dan mengurangi efek samping&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Secara radiobiologi lebih menguntungkan dan efek samping jauh lebih kecil dibandingkan teknik lainnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sekarang nggak perlu jauh-jauh ke Singapura, di Indonesia alat ini sudah ada. Harganya juga lebih murah dibandingkan ke Singapura. Dan pasien juga nggak perlu menghabiskan banyak uang untuk biaya hidup dan transportasi yang mahal di Singapura. Kita punya alat dan ahlinya disini, ngapain jauh-jauh kesana&lt;/span&gt;," lanjut Dr Fielda yang juga berpraktik di RS Kanker Dharmais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan teknik konvensional yang biasa dilakukan, teknik Rapid arc ini langsung menargetkan sel kanker sesuai dengan bentuknya, sehingga bisa digunakan untuk meradiasi sel kanker yang kecil dan sulit dijangkau tanpa mengenai sel sehat disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan harga 45 persen lebih mahal dibandingkan teknik radioterapi lainnya, teknik Rapid arc ini memberikan akurasi sampai 95,5 persen lebih besar. Dan sangat baik dilakukan untuk sel kanker dengan ukuran kecil dan sulit dijangkau," lanjut Dr Fielda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Fielda juga menyampaikan bahwa kebutuhan terapi radiasi di Indonesia sangat banyak. Menurut data Astro (2008), diperkirakan ada 151.800 pasien yang membutuhkan terapi radiasi per tahun, yang mencakup 66 persen dari seluruh pasien kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun data tahun 2010 menyebutkan baru ada 14.553 pasien yang terlayani per tahun, yang artinya di Indonesia tidak sampai 10 persen pasien kanker yang terlayani mendapatkan terapi radiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pasien yang butuh terapi radiasi itu banyak, kadang harus mengantre sampai 6 bulan, ya keburu kankernya menyebar kemana-mana. Jadi dengan adanya alat ini kita membantu banyak pasien kanker,&lt;/span&gt;" jelas Dr Fielda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak mulai beroperasi sejak bulan April 2011, Dr Fielda mengatakan hingga sekarang sudah ada sekitar 35 pasien yang melakukan terapi radiasi dengan Linac arc ini, yang rata-rata adalah pasien dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita belum Grand Opening jadi mungkin belum banyak orang yang tahu. Tapi izin sudah ada dan kita sudah bisa beroperasi. Jadi nggak perlulah jauh-jauh ke Singapura kalau mau terapi radiasi Rapid arc, disini juga ada, biaya juga lebih murah," tutur Dr Fielda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alat Diagnosa Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Linac Rapid arc, teknologi baru lainnya yang sudah ada di Indonesia adalah PET-CT (Positron Emission Tomography-Computed Tomography). Berbeda dengan Rapid arc, PET-CT adalah alat baru untuk diagnosis dini, deteksi dan monitoring terapi kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara komprehensif, PET-CT dapat memberikan informasi dan diagnosa yang tepat dari kanker, deteksi dini akan terulangnya penyakit kanker dan monitoring terapi," jelas Dr Eko Purnomo, SpKN, spesialis kedokteran nuklir dari RS MRCCC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PET-CT dapat mendeteksi secara tepat penyebaran kanker guna menentukan metode penyembuhan yang tepat untuk pasien. Keunggulan lain, gambar yang dihasilkan dapat menjelaskan seluruh sistem atau fungsi organ dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;PET-CT aman digunakan dimana hasil studi mendapatkan bahwa eksposure radiasinya sama dengan X-ray CT&lt;/span&gt;," tutup Dr Eko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: DetikHealth.Com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-6711299915495747409?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/06/rs-di-indonesia-sudah-bisa-obati-kanker.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-2144245197115910722</guid><pubDate>Fri, 03 Jun 2011 05:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-30T00:43:44.293+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penyakit</category><title>Bakteri E Coli Baru Lebih Mematikan</title><description>&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 140px; height: 90px;" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2008/01/30/221107p.jpg" border="0" /&gt;Eropa saat ini tengah menghadapi wabah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bakteri E coli&lt;/span&gt; yang membuat sakit lebih dari 1.600 orang di Jerman dan membunuh 18 orang. Badan Kesehatan Dunia menyatakan, patogen penyebab wabah ini adalah strain baru yang belum pernah dikenal oleh ilmuwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Beijing Genomics Institute, China yang bekerja sama dengan ilmuwan Jerman, strain E coli ini merupakan jenis yang sangat mematikan dan mudah menular. "Ini merupakan strain unik yang belum pernah diisolasi dari pasien sebelumnya," kata Hilde Kruse, ahli keamanan pangan dari Badan Kesehatan Dunia (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.who.org/"&gt;WHO&lt;/a&gt;).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian awal terhadap analisis genetik menunjukkan, strain bakteri ini merupakan bentuk mutan dari dua bakteri E coli, enteroaggregative E coli (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.cdc.gov/ncidod/eid/vol4no2/nataro.htm"&gt;EAEC&lt;/a&gt;) dan enterohemorrhagic E coli (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16011999"&gt;EHEC&lt;/a&gt;). Apabila kedua bakteri ini bergabung, akan berbahaya bagi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satu bakteri akan mengambil zat toksik dari bakteri lain dan menghasilkan racun yang lebih berbahaya karena menyebabkan diare berat, bahkan merusak jaringan, termasuk ginjal," kata Dr Paul Wigley, ahli biologi dari Universitas Liverpool, seperti dilansir &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.bbc.co.uk/"&gt;BBC&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus wabah E coli ini telah menyebabkan gagal ginjal yang langka dan mengancam   jiwa. Sebenarnya infeksi E coli yang normal juga mengancam jiwa, tetapi pada umumnya hanya pada kelompok bayi dan anak-anak serta orang yang daya tahan tubuhnya rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus di Eropa ini korban terbanyak adalah perempuan dan remaja. Pemerintah Jerman menemukan 470 kasus komplikasi ginjal. Dikhawatirkan wabah ini menelan korban lebih banyak lagi karena hingga sekarang belum bisa dipastikan sumber penularan wabah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa inkubasi penyakit itu tiga sampai delapan hari. Bakteri E coli bisa ditemukan pada feses dan bisa menyebar jika seseorang memiliki kebiasaan hidup kurang bersih, misalnya tidak mencuci tangan dengan sabun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan awal wabah ini disebabkan sayuran mentah yang tercemar E coli. Beberapa penelitian yang dilakukan di Eropa juga menunjukkan hubungan yang kuat antara gejala penyakit dan konsumsi sayuran mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHO menyatakan, kasus-kasus karena E coli telah dilaporkan di sembilan negara Eropa, meliputi Austria, Denmark, Jerman, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Inggris. Mayoritas kasus mengenai orang di Jerman atau orang-orang yang baru bepergian ke Jerman Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wabah E coli yang terjadi di Eropa ini merupakan kejadian terbesar ketiga dan paling menyebabkan korban jiwa. Sebelumnya dua orang dilaporkan meninggal pada wabah di Jepang tahun 1996 dan membuat sakit 9.000 orang. Sementara itu, pada tahun 2000 di Kanada dilaporkan 7 orang meninggal karena wabah E coli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="new" href="http://health.kompas.com/"&gt;Health.Kompas.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-2144245197115910722?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/06/bakteri-e-coli-baru-lebih-mematikan.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-5030735386181143093</guid><pubDate>Wed, 18 May 2011 16:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-30T00:43:56.430+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perkembangan Medis</category><title>Pengobatan Kanker Lebih Efisien dengan Personalized Medicine</title><description>&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 139px; height: 105px;" src="http://us.images.detik.com/content/2011/05/18/763/sakit-ts-dlm.jpg" border="0" /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kanker&lt;/span&gt; dikenal dengan penyakit yang mahal dan sulit diobati. Tapi dengan konsep pengobatan mutakhir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Personalized Medicine&lt;/span&gt; (PM), pengobatan kanker bisa lebih efisien dan murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DNA Manusia 99,9 persen identik, namun sisanya sebesar 0,1 persen masih memberikan 3.000.000 variasi genetik yang spesifik antara individu satu dan lainnya. Perbedaan inilah yang mempengaruhi penampilan, perilaku, kerentanan terhadap penyakit dan juga respons terhadap obat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiap orang bisa memberikan respons yang berbeda untuk satu jenis obat. Dengan personalized medicine (pengobatan personal) masing-masing orang akan memiliki obat sendiri, sesuai dengan genetiknya," jelas Dr Hera Noviana, Molecular Biologist dari Kalbe Genomics Laboratory dalam acara Round Table Discussion 'Penanganan Kanker dengan Bioteknologi' di Plaza Property, Jakarta, Rabu (18/5/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Hera menjelaskan dalam pengobatan konvensional, pasien yang sakit akan datang ke dokter yang kemudian akan diberikan diagnosis dan pengobatan. Namun bila pengobatan gagal, maka dokter akan memberikan pengobatan lain hingga akhirnya pasien bisa sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggantian obat tidak hanya terjadi sekali, tetapi bahkan bisa beberapa kali yang pada akhirnya akan membuat biaya pengobatan membengkak. Belum lagi waktu yang dihabiskan untuk penyembuhan dan efek samping obat yang harus dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk pasien kanker yang 'berpacu' dengan waktu, pengobatan ini sangat tidak efektif," lanjut Dr Hera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan pengobatan konvensional, pada pengobatan personalized medicine pasien yang sakit akan datang ke dokter yang kemudian akan dilakukan uji genetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan melakukan uji genetik, kita bisa menentukan pengobatan yang cocok untuk masing-masing orang, sehingga respons terhadap obatnya pun baik. Ini akan bisa mengurangi biaya dan pengobatan pun aman dan lebih efektif," jelas Dr Hera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, Dr Hera menjelaskan personalized medicine juga menawarkan beberapa keuntungan lain, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Deteksi dini pasien yang berisiko mengembangkan penyakit tertentu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapatkan pengobatan yang lebih tepat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengurangi toksisitas, terutama bagi pasien yang tidak mendapat keuntungan dengan terapi tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;'Smart' desain studi klinis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memaksimalkan potensi obat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang menjadi landasan dari personalized medicine adalah biomaker (petanda kanker) yang dikembangkan berdasarkan variasi genetik," jelas Dr Hera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa biomaker dalam personalized medicine, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mutasi KRAS (kanker kolorektal)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mutasi EGFR (kanker paru bukan sel kecil atau non small cell lung carcinoma)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metilasi MGMT (glioblastoma)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mutasi BRAF (melanoma, CRC dan kanker paru)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BRCA ½ (kanker payudara dan kanker indung telur)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MLH1, MSH2, MSI (kanker kolorektal)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amplifikasi HER2 (kanker payudara)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ekspresi EGFR (kanker kepala dan leher, serviks dan payudara)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;70-Genes Array MammaPrint (kanker payudara).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Personalized medicine akan memberikan treatment yang tepat, dengan dosis tepat, untuk pasien yang tepat, pada waktu yang tepat sehingga memberikan hasil yang baik," tutup Dr Hera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" href="http://us.health.detik.com/"&gt;DetikHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-5030735386181143093?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/05/pengobatan-kanker-lebih-efisien-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-8616686429530981017</guid><pubDate>Thu, 12 May 2011 20:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-07-30T00:44:31.428+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Keperawatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>PPNI</category><title>Perawat Mendominasi Tenaga Kesehatan</title><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perawat&lt;/span&gt; di Indonesia, jumlahnya paling banyak bila dibandingkan dengan tenaga kesehatan lainnya, sehingga perannya menjadi penentu dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit, ujar dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan (&lt;a target="new" href="http://buk.depkes.go.id/"&gt;BUK&lt;/a&gt;) Kemkes pada temu media di Jakarta tanggal 6 Mei 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di era globalisasi dampaknya sangat besar, karena itu para perawat harus dapat bersaing secara profesional. Hal itu bisa dicapai, bila para perawat terus meningkatkan profesionalisme melalui pendidikan dan pelatihan”, ujar Dirjen BUK.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui oleh Dirjen BUK bahwa, sebagian besar atau 80 persen perawat yang bekerja di rumah sakit vertikal berpendidikan Diploma III, Diploma IV 0,5 persen, Sarjana Strata Satu Keperawatan 1 persen, Ners 11 persen, dan Sarjana Strata Dua  0,4 persen. Sedangkan perawat yang berpendidikan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) sebanyak 7 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah perawat di seluruh rumah sakit berdasarkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS Tahun 2000) sebanyak 107.029 orang. Sedangkan jumlah perawat yang bekerja di Puskesmas berdasarkan Profil Kesehatan Tahun 2009 berjumlah 52.753 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Keperawatan dan Keteknisan Medis Ditjen BUK, Yuti Suhartati, S.Kp., M.Kes. menambahkan, tenaga keperawatan mempunyai kontribusi besar dalam mencapai kinerja Puskesmas dan Rumah Sakit. Karena itu, mutu tenaga perawat akan terus ditingkatkan profesionalismenya secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yuti Suhartati, program prioritas pelayanan keperawatan meliputi pengembangan sistem pemberian pelayanan keperawatan professional, pengembangan manajemen kinerja klinik bagi perawat dan bidan, penguatan emergency nursing terkait dengan bencana, pengembangan jenjang karir perawat rumah sakit, revitalisasi Perkesmas di Puskesmas dan jaringannya serta pengembangan pelayanan keperawatan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari Perawat Sedunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan peringatan Hari Perawat Sedunia atau International Nurses Day (IND) yang diperingati tanggal 12 Mei, telah dilakukan berbagai kegiatan. Tahun 2011, IND mengangkat tema Closing the Gap: Increasing Access and Equity Through Nursing Services. Tema ini menekankan, agar perawat berperan aktif mewujudkan pelayanan kesehatan yang setara dan adil, serta terjangkau masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai bagian dari komunitas dunia, perawat Indonesia juga turut memperingati IND. Peringatan tahun ini dikaitkan dengan tujuan pencapaian target MDGs serta percepatan pencapaian pelayanan kesehatan kelas dunia,” ujar Direktur Bina Pelayanan Keperawatan dan Keteknisan Medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kegiatan telah dirancang diantaranya Silaturahmi Akbar Perawat Indonesia dengan tema “ Dalam Bangsa yang Sehat Terdapat Perawat yang Kuat”, Workshop Nasional Keperawatan, pengabdian masyarakat membentuk model keperawatan komunitas di 5 wilayah DKI Jakarta, Pameran Nasioal Keperawatan Indonesia, Lomba Foto Dokumen Keperawatan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, PTRC: 021-500567, atau e-mail: &lt;a href="mailto:puskom.publik@yahoo.co.id"&gt;puskom.publik@yahoo.co.id&lt;/a&gt;; &lt;a href="mailto:info@depkes.go.id"&gt;info@depkes.go.id&lt;/a&gt;; &lt;a href="mailto:kontak@depkes.go.id"&gt;kontak@depkes.go.id&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a target="new" href="http://www.depkes.go.id/"&gt;DepKes.go.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-8616686429530981017?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/05/perawat-mendominasi-tenaga-kesehatan.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-2456041737060777453</guid><pubDate>Wed, 04 May 2011 15:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-04T21:37:15.575+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>INNA-K</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>verifikasi ijazah</category><title>DELRI Tertunda, Deportasi Semakin Mengancam</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-vjQNCBArS2U/TcGalLwCPNI/AAAAAAAAA1c/jfx8geMATbg/s1600/Ministry%2Bof%2BEducation%2BKuwait.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 157px; height: 80px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-vjQNCBArS2U/TcGalLwCPNI/AAAAAAAAA1c/jfx8geMATbg/s200/Ministry%2Bof%2BEducation%2BKuwait.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602929375025708242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Delegasi Republik Indonesia (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DELRI&lt;/span&gt;) yang seyogianya datang ke Kuwait sore ini atau besok tanggal 5 April 2011 dalam upaya penyelesaian masalah verifikasi Ijazah akhirnya &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;resmi tertunda sampai waktu yang belum dipastikan&lt;/span&gt;. Hal tersebut membuat suasana hati sejumlah Perawat yang bermasalah semakin resah, terutama bagi 5 rekan Perawat yang saat ini  telah harus meninggalkan Kuwait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Rabu pukul 16.30 WK, perwakilan INNA-K beserta Ketua Eko Priyanto mengadakan pertemuan dengan pihak KBRI yang dalam hal ini diwakili oleh Atase tenaga kerja Haryadi dan rekannya Budi sebagai Tim Verifikasi dari KBRI.. Adapun pokok pembicaraannya adalah mendengarkan penyampaian &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;gagalnya pertemuan pihak KBRI dengan Higher Education (HE) pagi hari tad&lt;/span&gt;i.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diberitakan kemarin bahwa lima rekan perawat yang dideportasi menghadap pihak HE dengan membawa salinan surat Nota Diplomatik dari Pemerintah RI. Tujuan mereka adalah mempertanyakan kelanjutan proses yang harus mereka jalani sekaligus membuatkan appointment pertemuan dengan pihak KBRI. Kedatangan mereka seolah menimbulkan sedikit kelegaan dimana informasi yang mereka terima bahwa pihak HE mempersilakan dan memberikan appointment keesokan harinya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hari ini&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kenyataannya pagi ini perwakilan KBRI menemui jalan buntu karena pihak pejabat HE &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tidak bersedia untuk ditemui dengan alasan tidak adanya surat resmi perihal kedatangan mereka dari Kemenlu Kuwait&lt;/span&gt;. Akhirnya pihak KBRI beserta lima perawat kembali dengan hasil ZERO, bahkan mengenai surat Nota Diplomatik dari Pemerintah RI pun masih kabur. Apakah surat tersebut benar sudah masuk HE  atau masih tertahan di Kemenlu Kuwait. Berdasarkan Konfirmasi dari pihak Kemenlu setelah dipertanyakan oleh Sekretaris Duta Besar RI (Magda) menyatakan bahwa &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Kemenlu Kuwait sudah menerima Nota Diplomatik terbaru dari Jakarta dengan Topik "Top Urgent"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon diberitahukan bahwa proses administrasi dan birokrasi di Kemenlu Kuwait berjalan lambat, hal tersebut jualah yang menyebabkan langkah KBRI mencoba langsung berkomunikasi dengan HE mengingat permasalahan bersifat URGENT untuk diselesaikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delegasi Republik Indonesiapun yang rencananya dari Qatar akan datang langsung ke Kuwait akhirnya bertolak pulang ke Jakarta karena belum adanya respon dari Kemenlu Kuwait dalam hal kunjungan mereka. Harapan sebagian besar perawatpun atas kedatangan mereka dalam waktu dekat akhirnya pupus, bahkan bisa dipastikan sampai senin depan belum ada beritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan kegagalan pihak KBRI menemui pejabat HE, mereka sesegera mungkin merencanakan dan mengadakan pertemuan dengan pejabat MOH Kuwait yang berkaitan mengeluarkan surat-menyurat deportasi. Tujuannya adalah berharap MOH Kuwait dapat memberikan kesempatan izin tinggal sampai proses klarifikasi berjalan di HE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pahitnya jika kelima perawat harus meninggalkan Kuwait dengan tidak adanya solusi, pihak KBRI akan berupaya mengusahakan agar pihak MOH Kuwait memberikan kesempatan mereka re-join dengan panggilan visa baru meskipun harus melalui tahapan formalitas awal kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah berita kelangsungan proses verifikasi ijazah untuk saat ini. Semoga besok yang juga masih hari kerja di Kuwait akan memberikan kita berita yang mencerahkan bagi pemecahan permasalahan yang terjadi.Amin...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-2456041737060777453?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/05/delri-tertunda-deportasi-semakin.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-vjQNCBArS2U/TcGalLwCPNI/AAAAAAAAA1c/jfx8geMATbg/s72-c/Ministry%2Bof%2BEducation%2BKuwait.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-4771133516697138377</guid><pubDate>Tue, 03 May 2011 04:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-03T09:16:23.240+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>INNA-K</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Sambutan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>TKI</category><title>Perawat Baru di Tengah Kemelut Verifikasi Ijazah</title><description>Selamat datang sobat, semoga proses formalitasmu terlalui dengan lancar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pagi hari ini permasalahan verifikasi ijazah yang menjerat sejumlah Perawat Indonesia di Kuwait belum juga terselesaikan, yang mana kabar gembirapun  belum diterima dari pihak Higher Education (HE) Kuwait. Termasuk bagi 5 orang Perawat yang sudah menerima surat tahap DEPORTASI untuk segera meninggalkan Kuwait akhir bulan April 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian mereka tidak putus asa untuk membuktikan keabsahan Ijazah yang dimiliki, dan bukti bahwa Institusi Kesehatan yang meluluskan telah terakreditasi oleh pihak terkait di Pemerintah Indonesia. Rencananya hari ini ke 5 perawat tersebut akan menghadap pihak HE dengan membawa surat revisi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nota diplomatik&lt;/span&gt;) yang telah disiapkan Pemerintah Indonesia. Kedatangan mereka kesana sekaligus membicarakan appointment pertemuan dengan Duta besar KBRI dan delegasi Indonesia yang akan berkunjung ke Kuwait.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Permasalah verifikasi tidak hanya mencemaskan dan merugikan perawat Indonesia di Kuwait, akan tetapi kepercayaan Ministry of Health (MOH) Kuwait terhadap Pemerintahan Indonesia tentunya berkurang bahkan hilang dalam hal perekrutan perawat baru&lt;/span&gt;. Untuk tahun ini saja pemerintah Kuwait membutuhkan lebih dari 1500 Perawat, Akan tetapi daftar list kunjungan user ke Indonesia dicoret. Pihak Kuwait beralih kenegara India dan Philipina serta negara lain yang dianggap respon verifikasi ijazahnya lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Perawat Indonesia di Kuwait menghadapi kendala '&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rumet&lt;/span&gt;' (Baca: Rumit &amp;amp; Mumet) masalah verifikasi ijazahnya, Kedatangan perawat baru dari Indonesia di Kuwait tetap ada bulan April 2011 ini. Mereka datang dengan dua tahapan, awal bulan sejumlah 14 orang (11 pria, 3 wanita) dan tanggal 29 April 2011 sejumlah 11 orang (7 pria dan 4 wanita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang pertama diberangkatkan oleh PJTKI PT. Binawan Inti Utama dan gelombang kedua diberangkatkan PT. Roll Internusa Mandiri (RIM). Kedatangan Perawat baru ditengah kemelut verifikasi ijazah ini diharapkan tidak memilki kendala selama proses formalitas administrasi di MOH Kuwait, sehingga tidak memecah perhatian para pengurus INNA-K dan KBRI yang sedang berupaya membantu penyelesaian varifikasi di HE dan MOH Kuwait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut informasi dari Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Pusrengun) yang merupakan sub unit dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (BPPSDMK) diwilayah Hang-Jebat Jakarta, semua keberangkatan Perawat ke luar negeri akan segera dibenahi systemnya. Dimana setiap perawat harus menjalani test uji kompetensi sebelum berhadapan dengan pihak negara pengguna (User).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembenahan system yang dimaksud termasuk menyangkut pihak yang memberangkatkan, dimana harus mengantongi izin sebagai PJTKI resmi dari Pemerintah Indonesia. Bahkan direncanakan setiap perekrutan Perawat sebagai tenaga profesional akan melalui surat kesepakatan kerja atau memorandum of understanding (MOU) sebagai bentuk perlindungan kerja bagi TKI yang bersangkutan. Penerapan system ini sudah dilakukan pemerintah Indonesia dengan negara Jepang, Sedangkan dengan negara Qatar  sedang dalam proses pembicaraan lanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat baru yang datang di Kuwait bulan lalu merupakan bagian dari mereka yang lulus test perekrutan pihak User Kuwait pada tahun 2008 akhir. Keterlambatan ini disebabkan banyak faktor seperti pergantian jabatan, kesibukan mengurus kenaikan gaji perawat, dan konon disebutkan permasalahan verifikasi turut menghambat proses pembuatan visa bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kedatangan sejumlah Perawat baru ditengah kemelut permasalah verifikasi yang ada ini, berarti masih berjumlah sekitar 65 perawat lagi yang menanti kiriman visa &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.inna-k.org/2010/09/selamat-bergabung-di-kuwait-i.html"&gt;keberangkatan &lt;/a&gt;mereka. Jumlah tersebut telah berkurang secara perlahan karena mundurnya yang bersangkutan karena tidak adanya kepastian waktu keberangkatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami segenap Pengurus INNA-K sekali lagi mengucapkan selamat datang kepada rekan-rekan Perawat baru di Kuwait, selamat bergabung dengan kami semua. Diharapkan jika mendapatkan permasalahan selama proses formalitas segera diberitahukan dengan pihak INNA-K karena tidak bisa selalu mendampingi selama di MOH atau lainnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-4771133516697138377?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/05/perawat-baru-di-tengah-kemelut.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-2763732110339831716</guid><pubDate>Sat, 30 Apr 2011 03:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-01T07:08:00.436+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>verifikasi ijazah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>TKI</category><title>Perawat Sebagai Pegawai Negeri Sipil Illegal</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-F7KmIyxT2mk/TbxVnVNyywI/AAAAAAAAA1U/QJVOP-Xq5BY/s1600/perawat%2Billegal.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 142px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-F7KmIyxT2mk/TbxVnVNyywI/AAAAAAAAA1U/QJVOP-Xq5BY/s200/perawat%2Billegal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601446170740312834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perawat oooh Perawat, tugasmu mulia tapi kok gaji tidak diperhatikan. begitulah komentar seorang pasien ketika menyaksikan berbondong-bondong Perawat mengadakan demo dihalaman RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Februari lalu. &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.sukabumitoday.com/2011/02/nurses-and-midwives-sekarwangi.html"&gt;Aksi demo&lt;/a&gt; tersebut tentu saja menyebabkan pelayanan terhadap pasien terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula aksi demo yang dilangsungkan beberapa bulan terakhir terkait penuntutan kenaikan gaji dan uang insentif kerja yang tidak kunjung diberikan oleh pihak RS maupun Pemda setempat. Diantaranya aksi demo yang dilakukan karyawannya di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Slamet Garut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kolaka (Sulawesi Tenggara), serta bulan lalu di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya sekolah kesehatan di Indonesia dari tahun ke tahun menghasilkan lulusan dalam jumlah besar, hal ini tidak seimbang dengan kesempatan kerja yang ada baik di pemerintahan maupun swasta. Sehingga angka pengangguran perawat tentunya masih ada. Bagi mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan masih terus melirik peluang kerja ditempat lain yang akan memberikan penghasilan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu peluang kerja yang menjanjikan gaji besar adalah bekerja di luar negeri. Hal ini dianggap positif oleh pihak Pemerintah, bahkan dukungan diberikan dengan membuka peluang kerjasama dengan beberapa negara. Pemerintah tentunya berharap bagi mereka yang bekerja diluar negeri dan kembali lagi ke Indonesia akan membawa ilmu dan pengalaman profesionalnya untuk bisa diterapkan saat bekerja di tanah air. Tentu saja tidak hanya itu, angka pengangguran dan taraf hidup perawat membaik ditanah air dengan gaji yang mereka terima diluar negeri. Ya, semoga saja pemerintah berniat baik dengan tujuan tersebut dan tidak menganggap perawat sebagai &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;KOMUDITI EXPORT&lt;/span&gt; semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini di negara Kuwait tercatat sekitar 700 lebih Perawat Indonesia bekerja dibawah Kementerian Kesehatan (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MOH&lt;/span&gt;) Kuwait. Mulai dari tenaga SPK, AKPER dan juga S1 Keperawatan. Mereka semua merupakan pegawai pemerintahan sebagai pelaksana pelayanan kesehatan diberbagai Rumah sakit maupun Puskesmas milik pemerintah Kuwait. Adapun hak-hak hukum maupun prosedural kerja disamakan dengan warga negara Kuwait., yang membedakan hanya jumlah gaji yang mencolok. Dimana gaji Perawat penduduk asli jauh lebih besar dari warga negara asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Perawat Indonesia di Kuwait banyak disenangi oleh pasien dan keluarganya, sikap yang ramah dan rajin bekerja dibandingkan perawat dari negara lainnya. Bahkan banyak dari perawat Indonesia mendapatkan nilai excellent tiap tahunnya, hal ini membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan rekan kerja secara profesional meskipun berjumlah minoritas dibandingkan dengan jumlah perawat dari India dan Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Keberhasilan kerja tersebut saat ini hampir pupus dan hilang begitu saja, bahkan beberapa dari mereka sudah menerima pemberhentian kerja sepihak dari Kementerian Kesehatan Kuwait&lt;/span&gt;. Kondisi ini bahkan lebih terdengar tragis karena &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;5 orang perawat dalam ancaman penjara dan denda ratusan juta rupiah&lt;/span&gt;. Penyebab semua itu adalah &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;penyelesaian verifikasi ijazah yang tak kunjung tertangani oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 2001&lt;/span&gt;, Padahal beberapa perwakilan pemerintah sudah pernah datang ke Kuwait  termasuk Bapak Menteri Kesehatan Suyudi kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan yang timbul adalah bahwa Pemerintah Kuwait yang dalam hal ini melalui Badan Pengesahan Jenjang Perguruan Tinggi Kuwait sebut saja Higher Education (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HE&lt;/span&gt;) tidak mengakui perawat yang bersangkutan sebagai perawat resmi/legal berdasarkan tidak adanya respon dari pemerintah Indonesia ataupun respon yang menyatakan yang bersangkutan berasal dari sekolah yang tidak terakreditasi dari pertanyaan yang dilayangkan HE secara rahasia kepada Pemerintah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini masih ada fenomena apa arti pertanyaan akreditasi yang dilayangkan pihak HE, apakah sekolahnya memenuhi standar kurikulum bagi yang dinyatakan perawat ataukah mempertanyakan terdaftar atau tidaknya sekolah tersebut di pemerintah Indonesia. Namun yang jelas mereka dianggap Perawat berstatus Pegawai Negeri Sipil Illega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat dari periode munculnya permasalahan verifikasi ijazah sejak tahun 2001 - 2011 tentu saja banyak pihak yang merasakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kekecewaannya dengan Pemerintah Indonesia&lt;/span&gt;, kenapa sampai 10 tahun tidak ada titik terang penyelesaiannya. Padahal jika dikilas balik kasus ini sempat mencuat di media masa, salah satunya adalah di Liputan 6 SCTV dimana kala itu seorang perawat Indonesia dengan kehamilan besar berencana melahirkan di Indonesia tidak diperbolehkan pulang ke Indonesia karena proses verifikasi ijazahnya belum terselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INNA-K sebagai organisasi Perawat Indonesia di Kuwait telah berulang kali mencari jalan penyelesaiannya, dalam upayanya INNA-K telah membentuk Tim Verifikasi Ijazah untuk didatangkan ke Indonesia pada Juli 2008. Namun sampai dengan 2010 persoalan verifikasi ijazah belum juga tuntas! Entah dimana permasalahannya belum dapat diketahui pasti, pihak KBRI di Kuwait sudah berulang kali dilaporkan dan mengambil langkah menemui pihak HE akan tetapi tidak membuahkan hasil apa sebenarnya keinginan pihak Kuwait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tahun 2011 ini satu per satu perawat Indonesia mendapatkan surat pemberhentian kerja, bahkan menerima surat deportasi untuk segera meninggalkan Kuwait. Tak  ayal lagi berita tersebut mencuat di media internet, mulai dari situs Twiter hingga Face Book, Bahkan surat kabar harian Kompas. Berita tersebut mendapatkan respon hingga ke Ibu negara yang langsung menghubungi Menteri Kesehatan untuk segera menyelesaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar mengenai Ibu negara merespon permasalahan yang ada terdengar saat pertemuan ke-2 tanggal 20 April 2011 di &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.bppsdmk.depkes.go.id/"&gt;Pusrengun&lt;/a&gt; (Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan) yang dihadiri Tim Publikasi dan Informasi &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.inna-k.org/"&gt;INNA-K&lt;/a&gt; (Khomsah), &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://bnp2tki.go.id/"&gt;BNP2TKI&lt;/a&gt;, &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.kemlu.go.id/Pages/Default.aspx"&gt;Kemenlu&lt;/a&gt;, Pusdiknakes dan Pusrengun sendiri sebagai Mediator penyelesaian masalah verifikasi ijazah yang dipimpin Drg. Tritarayati, SH selaku Kepala Pusrengun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikarenakan hasil pembicaraan dianggap belum selesai dan perlu adanya pihak &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.dikti.go.id/"&gt;DIKTI&lt;/a&gt;, maka pertemuan di schedulkan kembali keesokan harinya. Hasil rapat menyimpulkan dari &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3 lembaga yang melakukan akreditasi institusi pendidikan kesehatan, Pusdiknakes, DIKTI dan BAN-PT&lt;/span&gt; harus dipertemukan. Data base yang dimiliki &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.pusdiknakes.or.id/"&gt;Pusdiknakes&lt;/a&gt; dan DIKTI menyatakan beberapa sekolah kesehatan tidak terakreditasi oleh mereka. Sehingga perlu diundang pihak &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://ban-pt.org/"&gt;BAN-PT&lt;/a&gt; yang merupakan Badan independent dimana secara hirarki tidak memiliki kewajiban memberikan laporan ke pihak DIKTI maupun Pusdiknakes, Bisa jadi sudah terakreditasi oleh BAN-PT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali rapat di schedulkan hari senin tanggal 25 April 2011 dengan waktu yang sama, yaitu pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Pada kesempatan tersebut perwakilan utusan dari &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.kbrikuwait.org/"&gt;KBRI di Kuwait&lt;/a&gt; Hariyadi dan Zulkifli turut bergabung, beberapa Perawat yang sedang cuti dari Kuwait pun hadir men-support disana termasuk perwakilan keluarga yang istri dan adik mereka masuk daftar bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hasil akhir dari rangkaian rapat di Pusrengun antara lain&lt;/span&gt; ;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Segera dikeluarkan Nota diplomatik untuk 5 nama Perawat yang sudah memasuki masa deportasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempersiapkan Tim Khusus untuk didatangkan ke Kuwait dalam upaya penyelesaian verifikasi ijazah berdasarkan prioritasnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membicarakan permasalahan jenjang pendidikan S1 Keperawatan yang belum diakui pihak Kuwait.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perekrutan dan Pemberangkatan Perawat Baru ke Kuwait akan lebih diselektif (Perawat harus melalui test uji kompetensi, Perawat berasal dari sekolah yang terakreditasi).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Tidak kalah penting yang harus diingat Perawat Indonesia di Kuwait adalah bahwa mereka tergolong &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perawat Illegal&lt;/span&gt;!!!  Kenapa demikian? Berdasarkan informasi dr. Rini selaku Ka.Sub.Unit Pusrengun bahwa Mereka yang berangkat melalui PJTKI bukanlah program "G to G" (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Government to Goverenment&lt;/span&gt;) melainkan "P to G" (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Private to Government&lt;/span&gt;). Dimana setelah masa kontrak pertama habis, mereka harusnya melaporkan diri ke Pemerintah Indonesia lalu berangkat kembali sebagai Perawat terdaftar di &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.depkes.go.id/"&gt;Depkes RI&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... Perawat Indonesia di Kuwait adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Perawat sebagai Pegawai Negeri Sipil Illegal&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By ; Khomsah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-2763732110339831716?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/04/perawat-sebagai-pegawai-negeri-sipil.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-F7KmIyxT2mk/TbxVnVNyywI/AAAAAAAAA1U/QJVOP-Xq5BY/s72-c/perawat%2Billegal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-2992683056561155198</guid><pubDate>Mon, 28 Feb 2011 07:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-05-01T07:00:32.103+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perkembangan Medis</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Info</category><title>Aplikasi Smartphone untuk Deteksi Kanker</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://us.images.detik.com/content/2011/02/28/860/aplikasikanker.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 119px; height: 95px;" src="http://us.images.detik.com/content/2011/02/28/860/aplikasikanker.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt; - Sebuah aplikasi ponsel yang bisa mendeteksi kanker dan diklaim lebih akurat daripada tes yang biasa dilakukan di rumah sakit, telah dikembangkan sejumlah ilmuwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi yang kompatibel dengan ponsel smartphone tersebut diklaim 100 persen akurat dalam membedakan antara kanker jinak dan kanker ganas. Hebatnya lagi, aplikasi tersebut hanya memerlukan waktu satu jam untuk mendiagnosis penyakit kanker, yang artinya, pasien tak perlu lagi menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk dapat hasilnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti di Amerika Serikat juga mengatakan bahwa gadget tersebut bisa memudahkan dokter melacak seberapa efektif obat yang diberikan dalam melawan sel kanker pada tubuh pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah percobaan, aplikasi yang belum diberi nama itu punya keakuratan hingga 88 persen membedakan kanker atau tumor pada perut. Setelah beberapa tahap perkembangan, jurnal Science Translational Medicine pun melaporkan, aplikasi smartphone tersebut sudah mencapai tingkat akurasi 100 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja gadget yang dikembangkan di Massachusetts General Hospital, Boston tersebut adalah menghubungkan aplikasi ke smartphone menggunakan mesin miniatur MRI (Magnetic Resonance Imaging). Saat tes, pasien yang diduga menderita kanker perut diambil sampel rambutnya menggunakan jarum kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti kemudian menambahkan contoh antibodi untuk mengikat protein yang ditemukan dalam sel tumor perut. Partikel kecil magnet kemudian dipasang ke antibodi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Magnet tersebut lalu dimasukkan dalam mesin MRI untuk menstimulasi molekul dalam sample tersebut, membuatnya bergetar. Semakin kencang molekul bergetar, maka semakin besar kemungkinan pasien tersebut mengidap kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aplikasi untuk smartphone ini merupakan alat yang mudah digunakan bagi para dokter, karena bentuknya yang mudah digenggam dan ditempatkan di ruangan kecil," ujar Dr Cesar Castro, salah satu tim peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="new" href="http://us.wolipop.com/"&gt;us.wolipop.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-2992683056561155198?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/02/aplikasi-smartphone-untuk-deteksi.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-5469590693266196848</guid><pubDate>Wed, 26 Jan 2011 21:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-27T00:58:42.356+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penemuan</category><title>Kapan Suntik Vitamin C Boleh Digunakan?</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://us.images.detik.com/content/2011/01/26/763/suntik-dalam-ts.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 108px; height: 108px;" src="http://us.images.detik.com/content/2011/01/26/763/suntik-dalam-ts.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;, Beberapa orang kadang lebih memilih menggunakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;vitamin C&lt;/span&gt; dalam bentuk suntik (injection) dibanding dengan yang oral karena efeknya lebih cepat terasa. Sebenarnya kapan vitamin C suntik boleh digunakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Vitamin C suntik atau injection hanya boleh digunakan pada kondisi medis khusus. Kalau masalah efektivitas, vitamin C suntik memang lebih efektif dibandingkan dengan yang oral&lt;/span&gt;," ujar Dr Pedro P Perez, PhD, ilmuwan dan peneliti dari AS dalam acara diskusi tentang pengembangan teknologi farmasi dibidang multivitamin di Jakarta, Rabu (26/1/2011).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin C dalam bentuk suntik lebih efektif karena ia masuk ke pembuluh darah dan langsung ke sel yang dituju, sedangkan untuk vitamin C oral prosesnya lebih panjang dan lebih lama di dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk vitamin C suntik misalnya digunakan setelah seseorang dioperasi, tapi jika ia sudah bisa menelan maka ia akan diberikan vitamin C bentuk oral kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya masyarakat tidak boleh menggunakan vitamin C suntik ini secara sembarangan karena ada efek samping tertentu dan biasanya termasuk ke dalam obat yang diresepkan oleh dokter atau bukan obat yang bisa dibeli bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Vitamin C Generasi Terbaru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini vitamin C yang terkandung pada beberapa multivitamin berada dalam bentuk asam askorbat atau bentuk esternya, tapi &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;kini ada vitamin C generasi terbaru yang terbuat dari bahan-bahan alami yaitu PureWay-C&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PureWay-C&lt;/span&gt; merupakan vitamin C yang 100 persen natural, untuk vitamin C nya berasal dari jagung, bioflavanoidnya berasal dari citrus dan untuk lipid metabolitnya berasal dari tanaman padi," ungkap Dr Pedro yang merupakan penemu dari PureWay-C ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Pedro menuturkan kandungan lipid metabolit yang terkandung dalam PureWay-C ini menjadikannya bekerja lebih cepat di dalam tubuh dan lebih mudah diserap dibandingkan dengan jenis vitamin C lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya jenis vitamin C yang sekarang ini ada hanya bisa larut di dalam air saja, sedangkan PureWay-C karena ia mengandung asam lemak maka vitamin ini juga bisa larut di dalam lemak yang membuatnya mampu bertahan lebih lama di dalam tubuh seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan lainnya adalah jika seseorang sedang sakit maka PureWay-C membantu menurunkan radang (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;memiliki sifat anti-inflamasi&lt;/span&gt;) sehingga proses penyembuhannya menjadi 60 persen lebih cepat dibanding vitamin C biasa. Serta memiliki tingkat keasaman yang sama dengan lambung sehingga tidak mengiritasi atau aman bagi lambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Secara umum jenis vitamin C terbaru ini aman untuk dikonsumsi oleh siapa pun karena kandungannya 100 persen alami&lt;/span&gt;," ungkap Dr Pedro yang mendapat gelar PhD dari Florida Internasional University 1998. (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ver/ir&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="new" href="http://us.health.detik.com/"&gt;DetikHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-5469590693266196848?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/01/kapan-suntik-vitamin-c-boleh-digunakan.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-2962373062057157733</guid><pubDate>Fri, 21 Jan 2011 18:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-01-21T22:11:52.068+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perkembangan Medis</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><title>Termometer Pendeteksi Luka untuk Penderita Diabetes</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://us.images.detik.com/content/2011/01/21/763/termometer-diabetes-daily-dlm.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 122px; height: 122px;" src="http://us.images.detik.com/content/2011/01/21/763/termometer-diabetes-daily-dlm.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oslo&lt;/span&gt;, Termometer lazimnya digunakan untuk mengukur suhu tubuh saat demam. Tapi teknologi baru menciptakan termometer tenaga baterai yang bisa digunakan untuk mengurangi risiko luka dan amputasi pada penderita &lt;a target="new" style="font-weight: bold;" href="http://www.infopenyakit.com/2008/03/penyakit-diabetes-mellitus-dm.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;diabetes&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.infopenyakit.com/"&gt;Penyakit&lt;/a&gt; diabetes dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada saraf dan pembuluh darah, karena dihadapkan paparan gula darah tingkat tinggi. Kerusakan saraf ini dapat menyebabkan hilang rasa pada kaki (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;baal&lt;/span&gt;), yang berarti penderita diabetes tidak merasa sakit saat terluka atau melepuh.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila luka tersebut tidak diobati maka dapat berkembang menjadi borok dan infeksi serius. Dalam beberapa kasus, luka dapat tetap terbuka selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi yang mengancam jiwa atau tindakan terakhir harus diamputasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, perangkat baru berupa termometer bertenaga baterai yang dikembangkan oleh &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="https://www.temptouch.com/about-us.html"&gt;Diabetica Solutions&lt;/a&gt; berbasis di AS ini dapat digunakan oleh penderita diabetes dan penyakit&lt;br /&gt;karena kerusakan saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadget ini menggunakan cahaya inframerah untuk mengatur perubahan suhu, biasanya digunakan di kaki karena paling rawan terjadi luka pada pasien diabetes. Perubahan suhu ini menandakan adanya peradangan dan kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ada bukti yang menunjukkan bahwa perubahan suhu dapat mengidentifikasi adanya tanda-tanda neuropati (kerusakan saraf)&lt;/span&gt;," jelas Cathy Moulton, penasehat klinis di Diabetes UK, dilansir Dailymail, Jumat (21/1/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadget ini dirancang untuk digunakan sehari-hari, yang memungkinkan pasien melakukan pemeriksaan pada enam lokasi di kaki dan membandingkan perubahan suhu yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembacaan dengan menggunakan termometer ini dapat membantu mengingatkan pasien diabetes bahwa ia akan mengalami luka, bahkan sebelum luka tersebut muncul pada permukaan kulit. Hal ini memungkinkan pasien mencari pertolongan medis segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurangi risiko luka yang dapat menyebabkan amputasi, Diabetes UK merekomendasikan bahwa orang dengan diabetes secara teratur memeriksa kakinya dan melihat adanya perubahan warna, kerusakan kulit, bengkak dan jika kaki terasa sangat panas atau dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang uji coba klinis yang lebih besar sedang berlangsung di &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.oslo-universitetssykehus.no/omoss/english/Sider/side.aspx"&gt;Oslo University Hospital&lt;/a&gt;, di Norwegia. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mer/ir&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://us.health.detik.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;DetikHealth.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-2962373062057157733?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2011/01/termometer-pendeteksi-luka-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-3872237144131964433</guid><pubDate>Sat, 25 Dec 2010 10:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-25T19:18:49.679+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Info</category><title>Makan Ikan Goreng Malah Picu Stroke?</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/23/1504086620X310.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 135px; height: 83px;" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/23/1504086620X310.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Para ahli nutrisi selalu menyarankan tiga jenis makanan sehat yang wajib dikonsumsi yakni buah, sayur, dan ikan. Tapi, apakah ikan yang diolah dengan cara digoreng termasuk dalam makanan sehat?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak. Paling tidak menurut sebuah penelitian yang melihat kaitan antara konsumsi ikan dan penyakit stroke. Survei yang dilakukan di wilayah yang disebut "sabuk stroke" di Amerika, yakni Carolina, Arkansas dan Lousiana, karena tingginya penderita stroke di daerah ini, menemukan mayoritas penduduk rutin makan ikan, tapi diolah dengan cara digoreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stroke terjadi akibat pembuluh darah yang memasok nutrisi ke otak terhambat akibat sumbatan di pembuluh darah. Akibatnya sel-sel saraf yang butuh oksigen menjadi mati. Semua faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung, misalnya hipertensi dan kolesterol tinggi, juga bisa menyebabkan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian, 32 persen penduduk di wilayah "sabuk stroke" mengonsumsi ikan goreng dua kali seminggu, bahkan lebih, dibanding penduduk di wilayah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr.Fadi Nahab, direktur program stroke dari Emory University Hospital, menyebutkan menggoreng akan menyebabkan manfaat pencegahan stroke dari ikan ikut hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah studi yang dilakukan di Spanyol menemukan, ketika digoreng kandungan asam lemak tidak jenuh omega-3 yang terdapat dalam ikan akan menghilang dan digantikan oleh lemak yang tidak sehat. Hal ini terutama pada ikan laut dalam, seperti ikan salmon. Pada ikan jenis lain, penurunan omega-3 yang terjadi memang tidak sebanyak ikan laut dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengonsumsi ikan saja tidak cukup. Yang perlu diperhatikan adalah cara pengolahan," kata Nahab. Alih-alih digoreng, ia menyarankan agar ikan dikukus, dibakar, atau dibuat sup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" href="http://health.kompas.com/"&gt;KompasHealth&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-3872237144131964433?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/12/makan-ikan-goreng-malah-picu-stroke.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-3732550487931506972</guid><pubDate>Wed, 22 Dec 2010 05:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-22T08:15:41.978+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perayaan Nasional</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Info</category><title>Saat Ini 2 Rumah Sakit Berstandar Internasional</title><description>Saat ini sudah 2 (dua) rumah sakit di Indonesia menyandang standar internasional, yaitu &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.siloamhospitals.com/"&gt;Siloam Gleneagles Hospital Karawaci&lt;/a&gt; Banten dan &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.santosa-hospital.com/"&gt;Santosa Hospital Bandung&lt;/a&gt;. Santosa Hospital menjadi rumah sakit pertama di Jawa Barat yang mendapatkan akreditasi dari Joint Commission International (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.jointcommissioninternational.org/"&gt;JCI&lt;/a&gt;) yang berpusat di Amerika Serikat, dengan hasil yang menggembirakan yaitu tingkat kepatuhan terhadap standar internasional mencapai lebih dari 97%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Kesehatan pada tanggal 18/12/2010, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH menghadiri syukuran keberhasilan Santosa Hospital meraih akreditasi Internasional, sekaligus meresmikan perluasan ruang rawat inap khusus amal (Charity Ward) bagi peserta Jamkesmas dan Jamkesda di Jalan Kebonjati No. 38 Bandung.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya Menkes mengatakan, memasuki era globalisasi dan persaingan pasar bebas diperlukan peningkatan mutu dalam segala bidang, diantaranya peningkatan pelayanan yang bermutu di rumah sakit  menuju kualitas pelayanan global yang diakui secara internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes menegaskan, dalam upaya mendukung peningkatan mutu rumah sakit, pemerintah telah membuat kebijakan yang dituangkan dalam UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Peraturan Menteri Kesehatan  No. 659 tahun 2009 tentang Rumah Sakit Indonesia Kelas Dunia dan SK Menteri Kesehatan No. 1195 Tahun 2010 tentang Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Bertaraf Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasal 40 UU No. 44 tahun 2009 disebutkan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 tahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap mutu pelayanan rumah sakit sekaligus mengisyaratkan bahwa arah pengembangan mutu pelayanan rumah sakit adalah menuju pelayanan internasional&lt;/span&gt;” ujar Menkes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes mengatakan, dalam upaya menuju pelayanan internasional, pemerintah tidak hanya bergerak pada undang-undang dan peraturan melainkan juga pada sistemnya dengan memperbaiki sistem penyelenggaraan akreditasi. Saat ini tengah dilakukan penyempurnaan akreditasi menuju akreditasi internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenkes sudah membentuk Pokja penyempurnaan akreditasi rumah sakit untuk menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Akreditasi RS. Selain itu juga mempersiapkan Komisi Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (KARS) untuk terakreditasi Internasional oleh International Society for Quality in Health Care (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.isqua.org/"&gt;ISQua&lt;/a&gt;) dan mempersiapkan model akreditasi baru. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014 Kemenkes menargetkan minimal 5 rumah sakit akan terakreditasi secara internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut Menkes menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Santosa Hospital yang telah berpartisipasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan keberhasilan terakreditasi internasional dari JCI dengan nilai yang sangat baik serta penambahan sarana pelayanan bagi masyarakat yang kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JCI adalah organisasi nirlaba yang berpusat di Amerika Serikat dan merupakan divisi dari Joint Commission Resources (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.jcrinc.com/"&gt;JCR&lt;/a&gt;) cabang dari The Joint Commission yang berfokus pada peningkatan mutu berkelanjutan  dan keselamatan pasien (continuous quality improvement and patient safety) dari rumah sakit yang diakreditasi oleh JCI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara syukuran juga dihadiri Ketua DPR RI, Marzuki Alie, Gubernur Jabar H. Achmad Heryawan, Dirjen Bina Pelayanan Medik, dr. Supriyantoro, para Muspida Jawa Barat, Walikota Bandung, H. Dada Rosada dan para undangan dari dinas terkait, para direktur rumah sakit se Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperoleh akreditasi JCI, tidak hanya terjadi peningkatan mutu layanan, tetapi juga tercipta perubahan budaya dalam rumah sakit yang menjadikan pasien sebagai pusat rumah sakit. Dengan kata lain pasien tidak hanya menjadi pihak yang menerima layanan kesehatan tetapi ia juga menjadi bagian dari rencana pengobatannya. Perubahan budaya ini merupakan suatu proses yang berkelanjutan, dengan akreditasi ini Santosa Hospital menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan keselamatan pasien secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan standar JCI semua pasien yang datang ke Santosa Hospital akan lebih nyaman karena tahu mereka ditangani para profesional yang kompeten, dirawat dengan sistem yang tepat, menjamin adanya layanan prima dengan menggunakan peralatan canggih dan akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wujud dari corporate social responsibility, saat ini Santosa Hospital mengalokasikan 100 tempat tidur (TT) untuk kelas 3, dari jumlah itu 52 TT di antaranya merupakan kelas Charity Ward untuk melayani pasien kurang mampu peserta JAMKESMAS dan JAMKESDA dengan standar pelayanan medik dan keperawatan yang tidak berbeda dari kelas-kelas perawatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, Call Center : 021-500567, 30413700, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" target="new" href="http://www.depkes.go.id/"&gt;Depkes.go.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-3732550487931506972?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/12/saat-ini-2-rumah-sakit-berstandar.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-6827439370263291152</guid><pubDate>Fri, 17 Dec 2010 18:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-17T21:35:29.320+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Demo</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Keperawatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>PPNI</category><title>Ratusan Perawat Demo Desak Sahkan RUU Keperawatan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQurK2fE-tI/AAAAAAAAA00/d0lBsPsdV50/s1600/Demo%2BPerawat1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 161px; height: 110px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQurK2fE-tI/AAAAAAAAA00/d0lBsPsdV50/s200/Demo%2BPerawat1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551719168577174226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt; - Ratusan perawat dan mahasiswa jurusan perawat dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan membawa poster dan spanduk melakukan unjuk rasa, menuntut pengesahan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RUU Keperawatan&lt;/span&gt; pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selasa, 14/12/2010&lt;/span&gt; di depan gedung Parlemen RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam unjuk rasa itu, mereka juga menuntut kesejahteraan para perawat. Desakan agar RUU Keperawatan segera disahkan dikarenakan dalam RUU itu diatur secara detil tentang profesi perawat tersebut. Juga diatur tentang fungsi dan tugas-tugas perawat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQurg3fruPI/AAAAAAAAA08/QbUJ3hVnYY8/s1600/Demo%2BPerawat2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 394px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQurg3fruPI/AAAAAAAAA08/QbUJ3hVnYY8/s400/Demo%2BPerawat2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551719546805270770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Kalau RUU Keperawatan disahkan, posisi dan jabatan perawat akan semakin jelas. Profesi kami akan diakui," tandas Ketua Umum Pengurus Pusat PPNI, Dewi Irawati dalam orasinya di depan Gedung DPR tersebut.  Hanya Indonesia saja katanya, yang belum punya lembaga keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi kecewa dengan tidak segera disahkan RUU Keperawatan tersebut, karena beberapa waktu lalu pihaknya ketika menghadiri acara Asean World Force Forum di Kuala Lumpur, Malaysia, dirinya malu malu mengingat hanya Indonesia yang tidak punya lembaga keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Ketua Dewan Pertimbangan PPNI, Prof Achir Yani, mengancam jika RUU Keperawatan tidak disahkan, perawat akan melakukan aksi mogok massal. "Jadi, kalau tidak disahkan, kami bisa saja mogok massal. Sebab, bisa dibayangkan RS tanpa perawat, bisa apa mereka?" tanya Achir Yani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUU Keperawatan sudah masuk di DPR sejak tahun 2005, dan belum selesai tahun 2010 ini. RUU Keperawatan masuk urutan ke delapan pada prolegnas (program legislasi nasional) tahun 2010 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQur0X1h5RI/AAAAAAAAA1E/ZD1yV_mrE6E/s1600/Demo%2BPerawat3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 394px; height: 296px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQur0X1h5RI/AAAAAAAAA1E/ZD1yV_mrE6E/s400/Demo%2BPerawat3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551719881904350482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7 Anggota KY Disetujui DPR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh anggota terpilih Komisi Yudisial (KY) periode 2010-2015 yang telap dipilih oleh Komis III DPR, Senin (6/12), disetujui rapat Paripurna DPR RI.&lt;br /&gt;Dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung ini, Wakil Ketua Komisi III dari F-PKS Fahri Hamzah menyampaikan laporan pemilihan dan penetapan Komisi III terhadap 7 anggota KY terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh angggota KY tersebut berdasarkan jumlah suara terbanyak berhak menjadi Ketua KY pada Kamis (2/12) malam, tujuh anggota KY terpilih adalah Eman Suparman (51 suara), Abbas Said (42), Imam Anshori Saleh (40), Taufiqurrohman S (39), Suparman Marzuki, (38), Jaja Ahmad Jayus (37), dan Ibrahim (36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Komisi III DPR RI menghargai dan menyadari bahwa 14 (empat belas) calon yang diajukan Presiden Republik Indonesia ini merupakan orang-orang terbaik yang dianggap mampu untuk duduk sebagai Anggota Komisi Yudisial Republik Indonesia. Untuk itu perkenankanlah kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang telah mendukung calonnya namun ternyata tidak terpilih. " ujar  Fahri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Pramono Anung meminta persetujuan kepada para anggota DPR yang hadir dalam paripurna. Setelah terdengar kata 'setuju', Pramono atas nama pimpinan dan seluruh anggota Dewan mengucapkan selamat kepada ketujuh anggota yang telah disetujui dan ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="new" style="font-style: italic;" href="http://www.jakartapress.com/"&gt;jakartapress.com&lt;/a&gt;, &lt;a target="new" style="font-style: italic;" href="http://fy-indonesia.com/"&gt;fy-indonesia.com&lt;/a&gt; dan &lt;a target="new" style="font-style: italic;" href="http://www.rakyatmerdeka.co.id/"&gt;rakyatmerdeka.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-6827439370263291152?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/12/ratusan-perawat-demo-desak-sahkan-ruu.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQurK2fE-tI/AAAAAAAAA00/d0lBsPsdV50/s72-c/Demo%2BPerawat1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-5579353062239158334</guid><pubDate>Sat, 11 Dec 2010 20:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-11T23:40:40.481+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Info</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penemuan</category><title>Risiko Bahan Kimia di Pasta Gigi Pada Otak Janin</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQPgK8ssXoI/AAAAAAAAA0s/_je3BADfYaE/s1600/Pasta%2BGigi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 115px; height: 96px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQPgK8ssXoI/AAAAAAAAA0s/_je3BADfYaE/s200/Pasta%2BGigi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5549525644547481218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;, Ibu hamil sebaiknya harus berhati-hati dalam memilih pasta gigi, karena penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia yang terkandung dalam pasta gigi dapat merusak otak janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan telah menemukan bahwa wanita hamil yang terkena bahan kimia tingkat tinggi, yaitu triclosan, dapat membuat bayi yang dikandungnya berisiko mengalami kecacatan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian baru menunjukkan bahwa triclosan pada pasta gigi dapat mengganggu aliran darah ke rahim, sehingga menyebabkan kelaparan otak janin. Padahal oksigen sangat diperlukan untuk perkembangan otak janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tahu bahan kimia ini dapat membawa masalah, apalagi untuk ibu hamil. Tapi kami belum tahu seberapa banyak bahan kimia yang dapat menyebabkan masalah," kata Profesor Margaret James dari &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.ufl.edu/"&gt;University of Florida&lt;/a&gt;, dilansir &lt;a target="new" style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.dailymail.co.uk/home/index.html"&gt;Dailymail&lt;/a&gt;, Sabtu (11/12/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Triclosan merupakan anti-bakteri yang kuat yang dikembangkan hampir 50 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang umum digunakan dalam pasta gigi, deodoran dan sabun pencuci tangan, sabun mandi anti-bakteri dan bahkan beberapa jenis mainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bahan ini tengah membawa kekhawatiran dan Food and Drug Administration (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.fda.gov/"&gt;FDA&lt;/a&gt;) Amerika telah mengumumkan untuk meninjau ulang tingkat keamanan penggunaan ticlosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi terbaru, menunjukkan bahwa triclosan dapat mengganggu enzim yang memungkinkan hormon estrogen beredar di rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Estrogen membantu untuk membuka arteri utama yang membawa darah kaya oksigen ke janin. Jika terlalu sedikit, arteri ini menyempit dan pasokan oksigen akan habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan triclocarban diduga dapat merusak organ reproduksi, menurunkan kualitas sperma, serta produksi tiroid dan hormon seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lain juga menemukan bahwa &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;kandungan triclosan pada pasta gigi yang seharusnya dapat mencegah pertumbuhan bakteri, malah dapat menyebabkan kuman-kuman makin kebal terhadap antibiotik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kedua senyawa ini juga menolak air atau hidrofobik, cenderung menempel pada partikel, sehingga mengakibatkan penurunan ketersediaan proses dan merusak fasilitasi transportasi jangka panjang dalam air dan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebuah studi menemukan bahwa akumulasi triclosan di air menyebabkan pencemaran di pantai yang akhirnya mengancam kehidupan di laut. (mer/ir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="new" style="font-style: italic;" href="http://us.health.detik.com/"&gt;DetikHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-5579353062239158334?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/12/risiko-bahan-kimia-di-pasta-gigi-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wOiICmrzq7M/TQPgK8ssXoI/AAAAAAAAA0s/_je3BADfYaE/s72-c/Pasta%2BGigi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-1039077156174766256</guid><pubDate>Thu, 09 Dec 2010 05:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-09T08:29:14.195+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Keperawatan</category><title>RUU Keperawatan Didesak Jadi Prioritas</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/11/02/0834364620X310.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 162px; height: 83px;" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/11/02/0834364620X310.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;. Para perawat mendesak agar Rancangan Undang-Undang Keperawatan menjadi prioritas dan dibahas. Rancangan Undang Undang Keperawatan telah masuk pada urutan ke-18 dalam Program Legislasi Nasional 2010. Namun, hingga akhir tahun, Rancangan Undang-Undang Keperawatan belum pernah dibahas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.inna-ppni.or.id/"&gt;PPNI&lt;/a&gt;) Dewi Irawati, lewat siaran persnya, mengungkapkan, pengaturan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Keperawatan itu sangat penting bagi kesehatan masyarakat dan para perawat mendesak agar RUU Keperawatan tetap dimasukkan sebagai agenda prioritas dalam Program Legislasi Nasional 2011. Ratusan perawat berdemonstrasi ke DPR untuk meminta agar RUU Keperawatan segera dibahas Senin, 6 Desember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Besar Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia sekaligus mantan Ketua PPNI Prof Achir Yani Syuhaimie Hamid yang memperjuangkan adanya RUU Keperawatan, Selasa (7/12), mengatakan, keperawatan sebagai suatu profesi harus diatur secara utuh. Sekitar 60 persen tenaga kesehatan ialah perawat dan perawat merupakan sebuah profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Keperawatan tidak dapat diatur hanya sebagai aksesori dalam peraturan terkait tenaga kesehatan, melainkan perlu secara khusus. Pengaturan keperawatan tersebut tidak hanya praktik, tetapi juga pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan. Profesi keperawatan berbeda dari tenaga kesehatan lainnya lantaran sudah ada standar praktik, kode etik, dan sistem pendidikan tinggi keperawatan hingga program doktor,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat, para perawat kerap kali terpaksa bekerja tanpa dasar hukum. Keberadaan RUU Keperawatan dapat mengatur hal yang boleh atau tidak boleh dilakukan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan tindakan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Masyarakat sangat rawan oleh intervensi perawat yang tidak teruji kompetensinya. Undang-undang itu dapat diikuti pembentukan konsil yang akan mengatur uji kompetensi, sertifikasi, dan registrasi perawat,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi menyatakan, ketersediaan perawat yang kompeten dan berdedikasi penting untuk memberikan pelayanan kesehatan esensial hingga ke pelosok daerah terpencil dan perbatasan. Perawat dapat mencegah kematian, menurunkan angka penyakit, dan meminimalkan angka kecacatan. Dalam banyak situasi, terutama di daerah pedesaan dan terpencil, perawat menjadi garda terdepan. (INE)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" target="new" href="http://health.kompas.com/index.php/read/2010/12/08/07300655/RUU.Keperawatan.Didesak.Jadi.Prioritas"&gt;KompasHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-1039077156174766256?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/12/ruu-keperawatan-didesak-jadi-prioritas.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-4982936911157478231</guid><pubDate>Fri, 26 Nov 2010 14:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-11-26T17:52:23.586+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perkembangan Medis</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penemuan</category><title>Memanfaatkan Suhu Dingin untuk Pengobatan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://us.images.detik.com/content/2010/11/26/766/amy-moore-dalam-ts.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 95px; height: 95px;" src="http://us.images.detik.com/content/2010/11/26/766/amy-moore-dalam-ts.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;North Carolina&lt;/span&gt;, Bagi sebagian besar orang berada dalam suhu dingin tidaklah menyenangkan. Tapi dalam dunia kedokteran, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;suhu sangat dingin bisa menjadi penyelamat&lt;/span&gt; untuk kondisi sakit kepala hingga &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.infopenyakit.com/2008/05/penyakit-serangan-jantung.html"&gt;masalah jantung&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kasus penggunaan suhu dingin yang ekstrem bisa membunuh pasien. Namun pada kasus Amy Moore (38 tahun), menempatkan pasien di atas es bisa memberikan waktu yang berharga untuk menyelamatkan hidupnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dua anak ini mencatat sejarah medis saat ia berhasil diselamatkan dengan menggunakan alat super dingin setelah jantungnya berhenti mendadak. Dengan tidak adanya pilihan lain, petugas medis mendinginkan tubuhnya dengan selimut es dan menyuntikkan suntikan pembekuan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;freezing injection&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini menempatkan otaknya pada posisi '&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;stand-by&lt;/span&gt;' dan memberikan waktu bagi dokter untuk melakukan operasi dan membuat jantungnya memompa kembali. Dalam kasus ekstrem tubuh didinginkan dari suhu normal 37 derajat celsius menjadi 18 derajat celsius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menawarkan hal tersebut karena tidak memiliki pilihan lain dan ternyata hasilnya terbukti sangat efektif," ujar Dr Joe Rossi dari &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.unchealthcare.org/site"&gt;University of North Carolina Hospital&lt;/a&gt;, seperti dikutip dari &lt;a target="new" href="http://www.thesun.co.uk/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;The Sun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Jumat (26/11/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi dingin yang ekstrem akan mencegah pembusukan otak dan organ tubuh lainnya, sehingga memungkinkan lebih banyak waktu untuk melakukan operasi dalam kasus yang mana mesin pendukung kehidupan tidak dapat digunakan lagi. Setelahnya tubuh pasien dihangatkan kembali dan jantung di restart dengan &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://medical-equipment-info.blogspot.com/2009/10/aed-machine-lifepak-cr-plus.html"&gt;alat defibrillator&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada kondisi tersebut pasien tidak bisa dibedakan dengan seseorang yang sebenarnya sudah mati," ujar Dr Keving Fong dari University College London (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.ucl.ac.uk/"&gt;ULC&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat pengobatan suhu rendah atau terkadang disebut dengan cryotheraphy juga bisa muncul dalam kondisi lain, seperti mengobati sakit, nyeri, cedera pada atlet olahraga dan bahkan perawatan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berikut adalah beberapa contoh pemanfaatan suhu dingin lainnya, yaitu&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Sakit kepala migrain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter dari University of Illinois di Chicago (&lt;a target="new" href="http://www.uic.edu/uic/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;UIC&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) melakukan uji paket es ini terhadap 45 penderita migrain. Dr Lawrence Robbins menemukan pasien memiliki kesempatan 50-50 lebih baik dengan menempatkan kompres es di kepala selama 3 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika migrain menyerang, pembuluh darah di kepala akan membesar dan menjadi bengkak dengan darah sehingga menyebabkan tekanan yang sakit di saraf daerah tersebut. Diperkirakan penempatan es dapat membatasi pelebaran pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Terapi pembekuan untuk olahragawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamar krioterapi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kriotheraphy chamber&lt;/span&gt;) biasanya disebut dengan &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.champneys.com/"&gt;Champney's health spa&lt;/a&gt; di Tring, Hertfordshire, mungkin bisa menjadi cara pengobatan dengan suhu rendah. Para bintang olahraga membiarkan berada di sana untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri selama pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna akan dikenakan suhu yang sangat rendah selama 3 menit untuk merangsang darah dan sistem saraf pusat. Para ahli dari &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://my.clevelandclinic.org/default.aspx"&gt;Clevelend Clinic di Ohio&lt;/a&gt; menuturkan hal ini bisa membantu menghasilkan perubahan hormon yang dapat meningkatkan perbaikan otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Pengobatan stroke (Super-cooling)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bukti yang menunjukkan pendinginan cepat bisa mengurangi dampak buruk dari &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.infopenyakit.com/2008/01/penyakit-darah-tinggi-hipertensi.html"&gt;stroke&lt;/a&gt;. Peneliti dari Amerika menguji perangkat kecil yang diletakkan dalam sebuah vena pusat yang mendinginkan darah mengalir dalam pasien stroke. Diharapkan otak akan terlindungi dengan pendinginan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Topi dingin untuk melindungi rambut selama terapi kanker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien yang melakukan kemoterapi akan diberikan topi ini untuk membantu menghentikan rambut rontok. Topi ini berisi gel dingin atau menggunakan cairan pendingin yang mengurangi aliran darah ke kulit kepala dan menyelamatkan folikel rambut dari kerusakan akibat bahan kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" href="http://us.health.detik.com"&gt;DetikHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-4982936911157478231?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/11/memanfaatkan-suhu-dingin-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-5162574080734289791</guid><pubDate>Mon, 15 Nov 2010 20:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-11-26T17:51:57.953+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Info</category><title>Sabun Antibakteri Berbahaya untuk Manusia dan Lingkungan</title><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;, Sabun antibakteri yang menjanjikan dapat membunuh kuman tampaknya sudah tidak asing lagi di masyarakat. Tetapi sudah banyak pula penelitian yang menyatakan bahwa sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan triclocarban dapat membahayakan kesehatan manusia dan juga lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan triclocarban diduga &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;dapat merusak organ reproduksi&lt;/span&gt;, menurunkan kualitas sperma, serta produksi tiroid dan hormon seks.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Triclosan dan triclocarban telah dikaitkan dengan gangguan endokrin, dengan dampak potensial yang merugikan perkembangan seksual dan saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dalam sabun antibakteri, triclosan juga sering dipakai dalam pasta gigi dan kosmetik. Bahkan saat pertama kali ditemukan 50 tahun lalu, senyawa ini juga digunakan untuk membersihkan permukaan kulit saat operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lain menemukan bahwa kandungan triclosan pada pasta gigi yang seharusnya dapat mencegah pertumbuhan bakteri, malah dapat menyebabkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;kuman-kuman makin kebal terhadap antibiotik&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian laboratorium menunjukkan senyawa ini dapat menyebabkan mutasi gen pada beberapa jenis bakteri, di antaranya E coli, salmonella dan listeria. Dikhawatirkan mutasi itu akan membuat pengobatan infeksi menjadi tidak efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, penelitian terbaru juga menemukan bahwa triclosan dan triclocarban dapat merusak lingkungan, terutama menyebabkan polusi air dan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilansir &lt;a target="new" style="font-style: italic;" href="http://www.medindia.net/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Medindia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Senin (15/11/2010), limbah triclosan dan triclocarban yang terbawa oleh air akan bercampur dengan tanah dan lingkungan air alami. Limbah triclosan dan triclocarban ini berbahaya karena tidak dapat terurai selama berbulan-bulan bahkan hingga tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan kimia dari senyawa ini terdiri dari struktur cincin benzena yang terklorinasi, sehingga membuatnya sangat sulit untuk dipecah atau terurai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kedua senyawa ini juga menolak air atau hidrofobik, cenderung menempel pada partikel, sehingga mengakibatkan penurunan ketersediaan proses dan merusak fasilitasi transportasi jangka panjang dalam air dan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebuah studi menemukan bahwa akumulasi triclosan di air menyebabkan pencemaran di pantai yang akhirnya mengancam kehidupan lumba-lumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://us.health.detik.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;DetikHealth.Com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-5162574080734289791?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/11/sabun-antibakteri-berbahaya-untuk.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-8151540623349928701</guid><pubDate>Sat, 13 Nov 2010 04:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-11-13T07:19:01.754+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penemuan</category><title>Dokter Lupa Cuci Tangan, Pasien Terancam</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/08/26/1544528620X310.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 111px;" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/08/26/1544528620X310.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penanganan dari satu pasien ke pasien lainnya dan kondisi lingkungan di rumah sakit menjadikan tangan para dokter dan perawat rentan menjadi media penularan kuman penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau kebiasaan menjaga kebersihan tangan terbukti dapat mengurangi penyebaran kuman patogen di fasilitas-fasilitas kesehatan. Namun, kesadaran tenaga kesehatan menjalankan prosedur mencuci tangan selama bekerja masih relatif rendah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi di beberapa negara menunjukkan, tingkat kebiasaan mencuci atau membersihkan tangan di kalangan pekerja kesehatan di rumah sakit masih di bawah 50 persen.  Kondisi yang mirip juga terjadi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil riset yang dilakukan Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.scribd.com/doc/12529325/INASIC-INDONESIA-ADART"&gt;Perdalin&lt;/a&gt;) pada Januari-Februari 2010 di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://rscm.co.id/"&gt;RSCM&lt;/a&gt;) menunjukkan, tingkat kepatuhan para dokter membersihkan tangan masih di bawah 40 persen, sedangkan kepatuhan para perawat rata-rata mencapai 60 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini cukup memprihatinkan, padahal infeksi di lingkungan rumah sakit atau disebut infeksi nosokomial dapat menimbulkan efek yang fatal dan beban yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Amerika Serikat saja, infeksi di rumah sakit ditengarai membunuh lebih banyak daripada &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.infopenyakit.com/2007/12/penyakit-aids.html"&gt;HIV&lt;/a&gt;. Sebuah riset menyebutkan, setiap tahunnya sekitar 48.000 orang meninggal karena infeksi yang didapat selama mereka berobat ke rumah sakit. Diperkirakan, sepertiga dari 1,7 juta infeksi di negeri Paman Sam itu merupakan infeksi nosokomial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kampanye di kalangan tenaga medis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan menjaga kebersihan tangan dan mencegah infeksi, Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin) dan Bayer Schering Pharma bekerjasama dalam sebuah kampanye yang ditujukan kepada dokter dan perawat di beberapa rumah sakit di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran program kampanye kebersihan tangan dan pengendalian infeksi tesebut diluncurkan Kamis (11/11/2010) kemarin di Jakarta.  Kampanye ini juga merupakan bentuk dukungan pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;program Save Lives&lt;/span&gt;: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Clean Your Hands dari the World Health Organization yang bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan tenaga medis membersihkan tangan pada waktu-waktu tertentu dan dengan cara yang benar&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Melalui kampanye ini, kami berharap para dokter dan perawat di Indonesia akan lebih memahami dan meningkatkan kepeduliannya dalam menjaga kebersihan tangan untuk mengendalikan penyebaran infeksi di lingkungan rumah sakit, serta lebih gencar lagi mengingatkan pasien untuk rajin mencuci tangan untuk menghindari penularan penyakit,” ungkap Ketua Perdalin, Djoko Widodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djoko menambahkan, penularan mikro organisme dalam lingkungan rumah sakit melalui tangan pekerja kesehatan dapat terjadi dengan berbagai cara. Awalnya, kuman berpindah dari tangan atau kulit pasien ke barang-barang yang ada di sekitar pasien seperti pakaian, tempat tidur, selimut, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, dokter atau perawat pun terkontaminasi saat melakukan pemeriksaan atau perawatan rutin dengan menyentuh kulit pasien atau barang-barang di sekitarnya, meski mereka menggunakan sarung tangan sekalipun. Kuman penyakit dapat bertahan di tangan para pekerja kesehatan selama setidaknya beberapa menit setelah kontaminasi terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu, membersihkan tangan yang dikenal sebagai 5 momen, yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1&lt;/span&gt;) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;sebelum kontak dengan pasien&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2&lt;/span&gt;) &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;sebelum tindakan asepsis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3&lt;/span&gt;) &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;setelah terkena cairan tubuh pasien&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4&lt;/span&gt;) &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;setelah kontak dengan pasien&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt;) &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien merupakan prosedur yang paling utama dalam mencegah kuman berkembang biak dan menyebar di rumah sakit&lt;/span&gt;,” tambah  Djoko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Djoko menyebut setidaknya ada empat jenis infeksi yang paling sering muncul di Rumah Sakit. "Infeksi pada saluran nafas (paru-paru), saluran darah, saluran kemih dan area bedah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="new" href="http://health.kompas.com/"&gt;KompasHealth.Com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-8151540623349928701?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/11/dokter-lupa-cuci-tangan-pasien-terancam.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-472827241886899765</guid><pubDate>Thu, 11 Nov 2010 05:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-11-11T08:13:02.132+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perkembangan Medis</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penyakit</category><title>Tumor Otak Bisa Dikeluarkan Lewat Hidung</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://us.images.detik.com/content/2010/11/11/763/ian-dailymail-dlm.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 107px; height: 107px;" src="http://us.images.detik.com/content/2010/11/11/763/ian-dailymail-dlm.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Warwickshire&lt;/span&gt;, Untuk mengeluarkan tumor biasanya dokter harus melakukan proses pembedahan di bagian tubuh tersebut. Tapi cara baru dilakukan oleh dokter bedah Inggris yang mengeluarkan tumor di otak melalui hidung dan tanpa pembedahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terjadi pada Ian Bradley, pria berusia 60 tahun asal Wellesbourne, Warwickshire, yang memiliki dua tumor seukuran uang logam di otaknya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, Ia hanya mengalami flu yang terjadi terus menerus. Dan ketika hidungnya mulai berdarah, ia dirujuk ke Coventry University Hospital (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.uhcw.nhs.uk/"&gt;UHCW&lt;/a&gt;), Inggris. Hasil scan menunjukkan ada tumor langka di dasar otak Ian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemeriksaan, dokter menemukan bahwa tumor telah menyebar ke tulang di dekat reseptor penciuman di kepala Ian. Karena itu, dokter memutuskan untuk mencabut tulang yang terinfeksi tersebut dari lubang hidungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dokter mengatakan kepada saya mereka ingin mencoba cara operasi baru dan saya tidak perlu berpikir lama untuk meyakini ini, karena saya tidak begitu suka kepala saya dibedah," ujar Ian Bradley, dilansir &lt;a target="new" style="color: rgb(204, 0, 0);" href="http://www.dailymail.co.uk/home/index.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dailymail&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Kamis (11/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli bedah memasukkan kait kecil ke lubang hidung Ian dan kemudian berhasil menarik tumor dari bagian depan otaknya. Tumor tersebut keluar dari hidungnya tanpa membutuhkan proses pembedahan terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter menghabiskan waktu 6 jam untuk mengeluarkan tumor dari otak Ian dan juga berhasil mengeluarkan bagian kecil dari tulang tempat tumor telah menyebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kagum mereka mampu mengeluarkan tumor tanpa memotong saya sama sekali. Saya sangat berterima kasih," ungkap Ian lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi dari hidung ini memang membuat Ian kehilangan kemampuan indera penciumannya, tetapi ia mengatakan ini adalah harga yang sangat kecil untuk membayar keberhasilan mengeluarkan tumor dari kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan menggunakan teknik baru ini, itu berarti kami dapat menghilangkan tumor kanker tanpa meninggalkan bekas luka yang tak enak dipandang di wajah Ian," jelas Dr Gary Walton dari Coventry University Hospital yang memimpin operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Walton, teknik ini membuat masa penyembuhan pasien menjadi lebih cepat dan juga menghindari bekas luka yang menonjol pasca pembedahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini inovatif, memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien kami dan saya senang cara ini sukses pada Ian," jelas Dr Walton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ian pun mengaku hanya perlu dua hari berada di rumah sakit setelah operasi melalui hidung tersebut. Dan setelah beberapa hari, ia sudah bisa kembali beraktivitas dan bermain golf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sangat senang bisa bernapas melalui hidung walaupun tidak bisa mencium bau lagi. Ini telah membuat perbedaan besar terhadap kualitas hidup saya," tutup Ian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a target="new" href="http://us.health.detik.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;DetikHealth.Com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-472827241886899765?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/11/tumor-otak-bisa-dikeluarkan-lewat.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2107064986175153332.post-7242036175534980105</guid><pubDate>Fri, 29 Oct 2010 10:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-29T13:34:51.031+03:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Penyakit</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kesehatan</category><title>Risiko Kanker di Balik Kentang Goreng</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/06/28/1109224p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 115px; height: 73px;" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/06/28/1109224p.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LEEDS&lt;/span&gt;. Siapa yang tak tergoda dengan kelezatan kentang goreng. Kerenyahan dan sensasi rasanya saat disajikan hangat membuat ketagihan. Namun, bagi Anda yang keranjingan makanan ini, sebaiknya tetap waspada. Kandungan acrylamide dalam kentang goreng diduga meningkatkan risiko mengidap kanker, terutama pada wanita muda.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dipubliaksikan dalam British Journal of Cancer (&lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.nature.com/bjc/index.html"&gt;BJC&lt;/a&gt;), kebiasaan menyantap makanan mengandung acrylamide memperbesar risiko mengidap  kanker payudara, khususnya pada wanita yang belum memasuki masa menopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan di &lt;a target="new" style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.leeds.ac.uk/"&gt;University of Leeds&lt;/a&gt;, Inggris, melakukan penelitian berskala besar yang melibatkan 33.7331 perempuan berusia 35-69 tahun. Para perempuan ini dipantau selama 11 tahun dalam riset yang bertajuk "United Kingdom Women's Cohort Study". Dalam riset ini, peneliti mengkaji asupan makanan mengandung acrylamide, zat berpotensi karsinogen yang juga ditemukan dalam jenis makanan renyah lainnya, seperti keripik kentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama penelitian tersebut, para ahli mencatat setidaknya ada 1.084 kasus payudara yang terdiagnosis. Para ahli menemukan, asupan acrylamide tidak menjadi faktor tunggal yang memicu risiko kanker payudara pada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah memperhitungkan variabel lainnya, kebiasaan mengonsumsi acrylamide dapat meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 20 persen pada wanita premenopause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Acrylamide&lt;/span&gt; adalah senyawa organik dengan rumus kimia C5H5NO. Senyawa ini dapat terbentuk pada bahan makanan berkarbohidrat tinggi, seperti jagung, kentang, singkong, dan tepung-tepungan yang disajikan dengan digoreng, dipanggang, atau dibakar pada suhu di atas 120 derajat celsius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah makanan, seperti keripik kentang, atau produk berbahan kentang lain, seperti kentang goreng, cereal (produk sarapan pagi), produk-produk bakery (roti panggang), dan produk yang dibuat dari jagung atau tepung jagung, diyakini memproduksi acrylamide dalam pengolahannya. Hal ini terjadi karena penyajiannya secara umum memerlukan suhu tinggi dan waktu cukup lama, apalagi bila terjadi perubahan warna menjadi kecoklatan (terlalu matang) atau hangus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a style="font-style: italic;" target="new" href="http://health.kompas.com/"&gt;KOMPAS.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2107064986175153332-7242036175534980105?l=www.inna-k.org' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.inna-k.org/2010/10/risiko-kanker-di-balik-kentang-goreng.html</link><author>noreply@blogger.com (inna-k)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>
